Sementara di Indonesia, mungkin minim sekali perhatian pemerintah pada modifikasi motor yang sebenarnya adalah sebuah bentuk karya seni.
Kenyataan 'pahit' ini disampaikan modifikator asal Yogyakarta, Lulut Wahyudi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lulut pun memberikan contoh akan perlakukaan positif dari negara tetangga seperti Malaysia.
"Beberapa waktu lalu saya diundang untuk menghadiri acara modifikasi di Malaysia. Dan tahu siapa yang mengundang? Yang mengundang Kementerian Pariwisata Malaysia. Artinya semua dana yang menyediakan pemerintah Malaysia, dan di dalamnya begitu banyak informasi mengenai parawisata di Malaysia yang bisa menarik para wisatawan," ujarnya.
"Ya beginilah, coba yuk kita duduk bareng. Samain visi toh realitanya ada, faktanya sudah terbukti dengan hadirnya beberapa media dari luar negeri seperti Malaysia, Singapura, Prancis, AS. Mau apa lagi yang dibuktikan," tutupnya.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Impor Pickup India Disebut Lebih Murah, Segini Harganya
Ini Dia Wujud Pick Up India yang Sudah Berstiker Koperasi Merah Putih
Meski Ditunda, Pick Up Mahindra Buat Kopdes Sudah Tiba di Priok