Scorpio Bobber Karya Dokter Umum

Scorpio Bobber Karya Dokter Umum

- detikOto
Senin, 13 Feb 2012 20:01 WIB
Scorpio Bobber Karya Dokter Umum
Jakarta - Modifikasi kendaraan agar memiliki tampilan menawan dan berbeda tentu tidak melihat dari suatu profesi. Hal ini yang coba dibuktikan dokter muda Irfan yang mengubah tampilan Yamaha Scorpio-Z tahun 2004 menjadi Bobber Style.

Tanpa pikir panjang tampilan biasa Scorpio-Z milik dr. Irfan pun berubah menjadi kendaraan roda dua dengan tampilan ganas dengan single seater.

"Ini pertama kali saya memodifikasi kendaraan saya, dan untuk saat ini saya cukup puas," ujar dr. Irfan yang berdinas di rumah sakit swasta itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tidak dipungkiri perpaduan ide dari dokter Irfan dan modifikator Topo Goedel Atmodjo terbilang tidak biasa. Dengan menampilkan sisi kejantanan dari Bobber Style Topo berhasil menawarkan ide segar kepada para pecinta modifikasi.

"Saya memang percayakan semuanya kepada mas Topo, tapi memang saya suka sekali dengan motor Chopper. Tapi saya tidak suka Chopper yang stangnya terlalu tinggi, oleh sebab itu saya meminta untuk menggunakan stang jepit saja," ujar dr. Irfan.

Sentuhan manis pun mulai terlihat dengan tampilan tangki yang lebih menonjol. Tidak berhenti sampai disitu, terlihat karakter yang kuat sebagai motor laki-laki sangat ditonjolkan kepada karyanya dengan menggunakan plat Qalvanis 0,8 mm disekujur tubuh Yamaha Scorpio-Z ini.

"Konsep ini juga bisa dikatakan sebagai konsep Old School Modern British Concept," ujar Topo modifikator asal Tauco Custom dengan membara.

Untuk lebih mengetahui lebih dalam lagi, ayo kita bedah satu persatu. Untuk memperkuat karakteristik Bobber Style Topo mengubah bagian kaki-kaki, seperti suspensi depan menggunakan milik Yamaha Byson dan untuk suspensi belakang menggunakan variasi milik Yamaha Mio Kitaco.

Layaknya sebuah Bobber Style, Topo ikut menempelkan pelek custom yang lebih besar, depan 2,5"X5" ring 17 dengan dibalut ban Metzeller 120/60/17 dan belakang pelek custom 2,5"X5" ring 17 yang diselimuti ban Michelin 180/60/17.

Untuk swing arm lelaki berkepala plontos ini juga menggunakan Kwangen Customs Products. Begitu pun dengan bagian knalpot yang menjulur tepat berada di samping kaki kanan, Topo juga ikut meng-custom dari Kwangen Customs Products.

Dan untuk menambah keamanan Topo pun menambahkan disc belakang milik Suzuki Satria, stop lamp variasi, spedometer digital dengan lampu berwarna biru terang. "Untuk membuat seperti ini hanya membutuhkan waktu hingga 1,5 bulan saja," tutup Topo sambil tersenyum.


(ikh/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads