Sedan Ini Pakai Mesin Tank Perang Dunia II, Bisa Ngebut 320 Km/Jam

Ridwan Arifin - detikOto
Kamis, 15 Apr 2021 20:36 WIB
Sedan pakai mesin tank
Sedan pakai mesin tank Foto: Instagram @the_meteor_interceptors
Jakarta -

Perang Dunia II adalah perang yang terjadi di tahun 1939-1945, salah satu hal yang tersisa ialah armada angkatan bersenjata seperti Tank. Modifikator asal Swedia memanfaatkan sisa armada perang dunia II untuk diaplikasikan ke mobilnya.

Ini adalah kisah tentang seorang pria dan impiannya untuk bisa memiliki mobil dengan kekuatan tertinggi pada RPM terendah. Seorang pria asal Swedia bernama Daniel Werner yang memiliki ide sederhana. Dia ingin membangun mobil dengan mesin besar.

Mobil sedan Ford Crown Victoria miliknya kini benar-benar memiliki jantung lebih besar. Mobil itu dijuluki Meteor Interceptor oleh Daniel Werner.

Tak tanggung-tanggung, Crown Victoria miliknya itu menggunakan mesin 27 liter Rolls-Royce Meteor V12 dari tank era Perang Dunia II. Untuk diketahui, mesin tersebut merupakan saudara kandung dari Rolls-Royce Merlin V12 yang lebih terkenal digunakan dalam pesawat tempur perang dunia II seperti Spitfire, Hurricane, dan P-51 Mustang.

Dicuplik DriveTribe, sejarahnya mesin Meteor dikembangkan menggunakan suku cadang dari mesin Merlin yang diambil dari pesawat yang rusak. Suku cadangnya tidak cocok untuk penerbangan tetapi masih berguna untuk mesin berbasis darat. Kala itu Perang Dunia II tidak ada waktu untuk membuang suku cadang mesin, dan dibutuhkan mesin tangki baru sehingga lahirlah Meteor.

Mesin tersebut kemudian dipasang pada Tank Cromwell, dan sempat menjadi yang tank tercepat di Inggris dengan kecepatan penuh 40 mph atau sekitar 64 km/jam dengan bobot sekitar 27 tons.

Sebagai standar, mesin tersebut bisa memuntahkan tenaga sebesar 550 hp tetapi untuk Werner, itu tidak cukup. Bahkan, ia melengkapinya dengan sepasang turbocharger masif dan ECU khusus dan menghasilkan tenaga 2.500 hp.

Tentu, memasukkan mesin 27 liter ke dalam Ford Crown Victoria bukanlah hal yang mudah. Karena itu, Werner telah memasang bagian depan truk pickup Chevrolet C10 untuk menopang bobot Rolls-Royce V12 yang diperkirakan bobotnya lebih dari 650 pon (295 kilogram), dan juga memerlukan pemasangan kerangka penyangga yang menjalankan seluruh panjang sasis mobil.

Proyek ini masih dalam tahap awal tetapi tujuan akhir pria asal Swedia itu adalah mobil bisa melesat hingga mencapai 200 mph (320 km / jam).



Simak Video "Penyebar Tank TNI soal Penyekatan Bekasi-Bogor Minta Maaf"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/din)