ADVERTISEMENT
Senin, 05 Agu 2019 15:44 WIB

Innova 'Menolak Tua' Dipoles Jadi Mobil Masa Depan

Ridwan Arifin - detikOto
Foto: Ridwan Arifin/detikOto Foto: Ridwan Arifin/detikOto
Jakarta - Ada berbagai cara menyiasati untuk mempercantik mobil. Beberapa hal yang lumrah dilakukan adalah mengganti komponen mobil dengan menggunakan produk aftermarket.

Namun bagi Dedi Hendra Tarigan dari bengkel Garage 607 merasa kurang puas. Menyabet gelar King Players IAM MBTech Medan 2019, kemenangan pria lulusan teknik ini berkat fitur berbalut teknologi pada Innova lansiran tahun 2006 miliknya.



"Saya pada dasarnya senang dengan teknologi, walaupun kategorinya nggak ada saya nggak mikirin itu sih. Cuman apa tidak bosan dari dulu-dulu kontes itu cuma body kit, ceper, pelek, audio. Masa kita ketinggalan banget sama orang luar negeri yang sudah main teknologi," ujar Dedi.

Modifikasi Kijang InnovaModifikasi Kijang Innova Foto: Ridwan Arifin/detikOto


Memang sekilas tampak dari luar tidak ada yang spesial dari mobil ini, Dedi mengakui hal tersebut. Namun saat berbincang, pria berumur 35 tahun ini mengeluarkan handphone dengan menunjukkan aplikasi android yang sudah terinstal sistem kontrol.

"Semua operasi elektronik yang ada di mobil bisa diaplikasikan dengan smartphone android, bisa dikendalikan dari manapun, karena kita tidak menggunakan bluetooth tapi menggunakan (hotspot) wifi," ujar Dedi kepada detikcom sambil memeragakannya di depan mata.



Saat dicoba ada jarak sekitar 10 sampai 15 meter, ia mencontohkan beberapa fitur tersebut. "Saat ini masih terjadi delay, jadi agak lama prosesnya karena jaringan kita belum 5G, namun kalau pakai bluetooth bisa lebih cepat, cuma jaraknya terbatas," katanya.

Saat ini dengan hanya sekali pencet tombol, bisa membuka moonroof, bagasi, kap mesin, serta menghidupkan mesin. Uniknya lagi transmisi matic dipindah ke bagian setir, pun di tempat semua pengontrol lainnya seperti AC.

Modifikasi Kijang Innova di IAMModifikasi Kijang Innova di IAM Foto: Ridwan Arifin/detikOto


Tak hanya sistem Android, mobil yang dimodifikasinya dapat dihidupkan dengan menggunakan sidik jari. "Sekarang menghidupkan mobil bisa menggunakan finger print, jadi hanya jari yang terdaftar saja bisa menghidupkan mobilnya," kata Dedi.

Dedi mengatakan ia bersama timnya menggunakan salah satu komponen yang menjadi pusat data perintah. "Arduino, seperangkat elektronik yang kita program," kata Dedi.

Memang untuk turun ke kontes modifikasi juga perlu menambah estetika, namun ia mengatakan tidak terlalu banyak ubahan yang dilakukan.



"Total bisa dibilang semua sektor sudah dirubah, dari eksterior sudah kita upgrade jadi 2015 luxury, lalu lampu-lampu sudah pakai aftermarket, pelek pakai ring 19, air lift dua titik," kata Dedi

"Kalau bagian dalam, Innova sudah full hitam, dilapis MBtech Superior, audio pakai 3W Gramond, stir punya VRZ, pasang moonroof juga, head unit menggunakan samsung tablet," kata Dedi.

Biaya yang dihabiskan, Dedi menyebut dapat membeli satu unit Innova Reborn. Angka yang keluar sudah termasuk biaya riset saat pengembangan mobil.

"Biaya riset yang mahal bang, banyak barang yang tidak terpakai usai dicoba saat pengetesan, supaya ke depan bangun bangun mobil orang lain tidak ada lagi problem," ujar Dedi.

Waduh canggih betul ya, Innova yang dijuluki Menolak Tua ini, gimana menurut detikers?

Simak Video "d'Happening: Kisah Pemulung Tampan Menjadi Jutawan"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com