Selasa, 01 Okt 2019 12:47 WIB

Begini Jadinya Kalau Supercar Pakai Roof Box

Luthfi Anshori - detikOto
Toyota FT-86 Foto: Luthfi Anshori/detikOto Toyota FT-86 Foto: Luthfi Anshori/detikOto
Jakarta - Penggunaan roof box pada mobil lazimnya diterapkan di mobil-mobil penumpang, terutama ketika ingin liburan atau mudik lebaran. Tapi penggunaan roof box belakangan ini juga marak di supercar.

Salah satu supercar dengan modifikasi seperti itu bisa ditemui di ajang Indonesia Modification Expo (IMX) 2019 di Balai Kartini, Jakarta (28-29/9/2019) kemarin.



Supercar dengan basis Toyota FT86 ini dimodifikasi dengan balutan bodykit besutan Karma. Selain itu, pada bagian atapnya terpasang sebuah box berdimensi panjang keluaran Thule.

Modifikasi Toyota FT-86Modifikasi Toyota FT-86 Foto: Luthfi Anshori/detikOto


Menurut desainer Karma, Kiki Anugraha, penggunaan box di supercar memang sedang tren akhir-akhir ini. Bermula di Amerika Serikat, lalu menjalar ke Tanah Air.

"Di luar sedang tren seperti itu (pasang box di supercar). Pake box Thule, tapi yang modelnya slim, bukan yang tebel," kata Kiki ditemui di Balai Kartini, Jakarta, Minggu (29/9/2019) lalu.



Menurut Kiki, tujuan pemasangan box di supercar bukan lantaran fungsinya yang bisa memperbanyak kompartemen penyimpanan.

"Kalau kita lihatnya lebih buat ke gaya aja sih, kayak tren aja. Cocok-cocok aja sih kalau supercar diberi box Thule kayak gini," terang Kiki.

Untuk pemasangannya sendiri memang terlihat simpel. Tinggal menginstalasi braket ke atap dan kaca belakang, lalu box panjang itu bisa dipasang secara presisi.

Modifikasi Toyota FT-86Modifikasi Toyota FT-86 Foto: Luthfi Anshori/detikOto


"Braketnya nempel ke atap dan ada yang ke kaca belakang. Dan saat dipasang, kita juga harus memerhatikan bobot mobil dan faktor downforce juga," ujarnya.

Salah satu efek negatif pemasangan box di supercar, menurut Kiki akan timbul suara mengganggu ketika mobil mulai dipakai dalam kecepatan tinggi. "Memang pasti ada bunyi kayak angin aja sih kalau pasang box," kata Kiki.



Bicara harga, perlu budget puluhan juta rupiah untuk memasang perangkat ini di supercar.

"Kalau bicara harga, sekitar Rp 26 juta, itu sudah sama pasang. Tapi beda tipe, beda harga lagi," pungkas Kiki.

Simak Video "d'Happening: Kisah Pemulung Tampan Menjadi Jutawan"
[Gambas:Video 20detik]
(lua/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com