Minggu, 29 Sep 2019 07:05 WIB

Menperin: Konversi Mobil Bensin ke Listrik Bukan Modifikasi

Rizki Pratama - detikOto
VW Kodok Listrik Pertama di Indonesia. Foto: Grandyos Zafna VW Kodok Listrik Pertama di Indonesia. Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Menolak mengandangkan mobil bensin terhadap perubahan elektrifikasi bisa disiasati dengan mengubah dapur pacu dari mesin bensin ke motor listrik. Di luar negeri sendiri perubahan ini sudah cukup banyak dilakukan.

Sementara itu di Indonesia yang sedang gencar memupuk ekosistem mengenai mobil listrik masih jadi perdebatan. Terkait modifikasi mobil bensin ke motor listrik ada kejelasan pasti mengingat sudah ada mobil klasik di Indonesia yang sudah mengubah mesin pembakaran menjadi listrik.



"Itu bukan modifikasi, (modifikasi) itu dari engine ke turbo, combustion ke listrik bukan modifikasi karena sistemnya berbeda," kata Menteri Perindustrian Indonesia, Airlangga Hartarto saat ditemui di Indonesia Modification Expo (IMX) 2019 Balai Kartini, Jakarta Selatan, Sabtu (28/9/2019).

Sementara itu Kasubdit Uji Tipe Kendaraan Kementerian Perhubungan, Dewanto Purnachandra beberapa waktu lalu di GIIAS 2019 mengatakan bahwa hal tersebut masuk dalam kategori modifikasi yang masih sulit berdasarkan regulasi di Indonesia.



"Peraturan yang ada elektrifikasi harus uji tipe kembali. Ada syarat mengubah spek dari ICE (Internal Combustion Engine) ke EV (Electric Vehicle), harus mendapat rekomendasi dari APM-nya. Memang juklak modifikasi belum ada," papar Dewanto.

Uji tipe pun juga akan berkaitan erat dengan Standar Nasional Indonesia (SNI). Perubahan yang dilakukan tentunya juga akan mempengaruhi keselamatan dari suatu kendaraan.

"Pada dasarnya yang diwajibkan itu ada dua, pertama masalah keselamatan. Kedua ini risikonya tanpa kecuali baik itu industri kecil maupun industri besar. Impact Assessment itu penting sekali dikaji secara ilmiah oleh pakar. Ini berlaku untuk umum," tegas Kepala Badan Standarisasi Nasional (BSN), Bambang Prasetya dalam kesempatan yang sama.

Simak Video "Grab Masih Pertimbangkan Mitranya Gunakan Kendaraan Listrik"
[Gambas:Video 20detik]
(rip/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com