Jumat, 12 Apr 2019 19:06 WIB

Laporan dari Malaysia

Selera Modifikasi Indonesia dan Malaysia, Beda Jauh

Ruly Kurniawan - detikOto
Kontes IAM di Malaysia Autoshow 2019 di MAEPS Serdang dari 11-14 April. Foto: Ruly Kurniawan Kontes IAM di Malaysia Autoshow 2019 di MAEPS Serdang dari 11-14 April. Foto: Ruly Kurniawan
Kuala Lumpur - Demam modifikasi di bidang otomotif tak hanya terjadi di Indonesia. Melalui kontes International Automodified (IAM) yang diselenggarakan di Malaysia Autoshow 2019, MAEPS Serdang, Malaysia (11-14 April 2019), mobil-mobil dengan desain dan spek gila juga menyesaki Malaysia. Bedanya, di negeri jiran ini mobil modifikasi tersebut benar-benar digunakan harian.

Oleh sebab itu, tak sedikit mobil yang sudah punya noda atau luka. Sebagaimana dikatakan CEO PT HIN Promosindo, Reza Aliwarga saat ditemui detikcom di Indonesia Automodified (IAM) Kuala Lumpur, Malaysia, Jumat (12/4/2019).

"Bedanya di sini mobil digunakan sehari-hari. Makanya ada yang baret dan kotor. Kalau di Indonesia kan memang disiapkan untuk kontes. Tapi dari segi model dan hasil racikan modifikasinya menarik," ungkap dia.



Selain itu, mobil yang dimodifikasi mayoritas adalah jenis coupe atau sedan. Jarang sekali terlihat mobil keluarga (LMPV) seperti Avanza cs.

"Di sini mobil keluarga kurang ramai ya (modifikasinya). Kebanyakan mobil sedan dan coupe yang memang jarang kita lihat di Indonesia seperti Nissan Silvia, GT-R, Chevrolet Camaro, dan sebagainya," kata Reza.

"Karena itu, dunia modifikasinya menarik. Mobil-mobil retro juga ada yang masuk," lanjutnya (ruk/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com