Dan kali ini Edy Goang (36) coba membuktikan bahwa smart fortwo juga bisa dimodifikasi, bahkan bisa dimaksimalkan meski bertubuh mungil.
"Saya memang hobi memodifikasi kendaraan. Dan ini kendaraan ke-5 saya yang dimodifikasi. Kenapa saya memilih smart fortwo untuk dimodifikasi? Karena smart fortwo itu lucu karena bentuk dan desainnya yang unik, sehingga cari parkir dan saat menyelip di jalanan itu gampang. Selain itu ini juga ada pengaruhnya karena buatan Jerman, yang terkenal irit," ujarnya kepada detikOto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Eksterior
Mobil mungil milik Edy ini telah mengalami 3 kali reinkarnasi. Alias telah mengalami 3 perubahan.
Perubahan pertama, Edy menjadikan smart fortwo bisa dikendarai bersama 8 orang anak masimal berumur 10 tahun!
Saat itu Edy memilih menggunakan cat hitam merah menyelimuti tubuh smart fortwo miliknya.
Perubahan kedua, Edy coba bermain warna tubuh dengan perubahan sederhana seperti pelek. Akhirnya Edy mengubah untuk ketiga kalinya, sebagai wujudnya saat ini.
Yaitu dengan memilih mengubah tampilan tubuh dengan menggunakan bodi kit yang dilumuri cat ungu dihiasi warna hitam, Peleg Project Khan 17 Inci.
Interior
Pada bagian interior Edy memilih mempersempit bagasi, untuk bisa menempatkan audio pioneer sound system venom ungu.
Alhasil meski mobil ini berukuran mungil, namun jangan remehkan saat mendengarkan musik kesayangan edy yang satu ini.
Perubahan selanjutnya terlihat pada kulit jok 2 kursi penumpang smart fortwo miliknya ini, yang bisa menambah kenyamanan saat berkendara. Selain itu Edy juga mengubah tampilan Hand brake, pedal gas dan rem, yang ikut menambah kesan manis didalamnya.
Mesin
Untuk bagian lelaki yang murah senyum ini, masih mempercayakan kepada mesin standar yang hemat energi dan ramah lingkungan. Dengan masih tetap menggendong mesin 3-silinder segaris berkapasitas 999cc.
Meski smart fortwo memiliki tubuh mungil, tidak membuat kendaraan ini tidak bisa dimodifikasi. Wah bisa menjadi inspirasi untuk kendaraan mungil lainnya nih.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Menlu Sugiono Ungkap Alasan Presiden Prabowo Bawa Maung di KTT ASEAN Filipina
Wacana KDM Hapus Pajak Kendaraan-Diganti Jalan Berbayar: Biar Adil
Kapan Potongan Ojol 8% Mulai Berlaku?