Daftar Pabrikan Mobil yang Penjualannya Minus di Indonesia Tahun 2026

Daftar Pabrikan Mobil yang Penjualannya Minus di Indonesia Tahun 2026

Dina Rayanti - detikOto
Senin, 14 Sep 2026 09:40 WIB
Foto udara sejumlah mobil terparkir di salah satu gudang distributor mobil baru di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Jumat (29/11/2024). Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) pada Oktober 2024 jumlah total penjualan
Ilustrasi penjualan mobil di Indonesia. Foto: ANTARA FOTO/Makna Zaezar
Jakarta -

Ada sejumlah pabrikan yang penjualannya minus di Indonesia tahun 2026. Berikut ini daftarnya.

Penjualan mobil di Indonesia secara retail mengalami kenaikan dibandingkan tahun lalu. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat, secara wholesales untuk periode year to date Agustus 2026, sudah ada 599.491 unit mobil terdistribusi dari pabrik ke dealer. Angkanya naik 20,1 persen dibandingkan tahun lalu yang hanya menyentuh 499.315 unit.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penjualan retail juga demikian, kalau tahun lalu hanya 522.160 unit sepanjang Januari-Agustus, maka pada 2026 selama delapan bulan ada kenaikan 13,9 persen menjadi 594.984 unit. Sejumlah produsen mencatatkan kenaikan penjualan yang cukup signifikan. Beberapa di antaranya datang dari merek China. Tapi ada juga merek China yang penjualannya merosot.

Daftar Pabrikan Mobil yang Penjualannya Minus di Indonesia Tahun 2026

Dirunut dari data Gaikindo, tercatat ada belasan pabrikan mobil yang penjualannya minus dibandingkan tahun lalu. Berikut ini daftar pabrikan yang penjualan turun dibandingkan tahun lalu baik secara wholesales maupun retail.

ADVERTISEMENT

1. Honda

  • Wholesales: -37,5 persen
  • Retail sales: -36 persen

2. Hyundai

  • Wholesales: -11,1 persen
  • Retail sales: -15,2 persen

3. Chery

  • Wholesales: -39,7 persen
  • Retail sales: -36,9 persen

4. Denza

  • Wholesales: -54,2 persen
  • Retail sales: -52,3 persen

5. Lexus

  • Wholesales: -18,9 persen
  • Retail sales: -18,8 persen

6. Citroen

  • Wholesales: -12,6 persen
  • Retail sales: -2,9 persen

7. Mercedes-Benz Passenger Car

  • Wholesales: -19,9 persen
  • Retail sales: -31,1 persen

8. UD Trucks

  • Wholesales: -51,3 persen
  • Retail sales: -6,3 persen

9. MINI

  • Wholesales: -5,3 persen
  • Retail sales: -18,5 persen

10. Nissan

  • Wholesales: -71 persen
  • Retail sales: -60,4 persen

11. Scania

  • Wholesales: -41,6 persen
  • Retail sales: -41,6 persen

12. Volkswagen

  • Wholesales: -22,3 persen
  • Retail sales: -26,7 persen

13. Subaru

  • Wholesales: -36,8 persen
  • Retail sales: -45,3 persen

14. Neta

  • Wholesales: -75,1 persen
  • Retail sales: -18,2 persen

15. Volvo

  • Wholesales: -17,9 persen
  • Retail sales: -17,9 persen

Sementara itu ada juga pabrikan yang hanya mencatat penurunan penjualan secara retail sementara wholesales masih positif. Pabrikan yang dimaksud yakni Wuling -7,8 persen, Mercedes-Benz Commercial Vehicle -8,3 persen, dan Ford -5,8 persen. Di luar belasan merek di atas, pabrikan justru mencatat penjualan yang positif.



(dry/rgr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads