Saat membeli mobil baru, konsumen kini tak hanya mempertimbangkan desain dan fitur, tetapi juga biaya kepemilikan (cost of ownership). Sebab, pengeluaran untuk servis dan perawatan berkala turut memengaruhi biaya penggunaan kendaraan dalam jangka panjang.
Menjawab kebutuhan tersebut, Suzuki menghadirkan program purna jual pada XL7 Terbaru berupa gratis biaya jasa servis beserta sejumlah komponen dan material hingga servis berkala 50.000 kilometer atau 30 bulan. Program ini membuat biaya perawatan awal menjadi lebih ringan sekaligus lebih terprediksi.
"Melalui penyegaran Suzuki XL7, kami ingin menghadirkan SUV yang semakin relevan dengan kebutuhan konsumen Indonesia. Strategi kami bukan sekadar memperbarui tampilan, tetapi juga meningkatkan kualitas dan pengalaman berkendara secara menyeluruh," ujar Deputy Managing Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Donny Saputra dikutip dari siaran pers, Sabtu (8/8/2026).
"Kami berharap XL7 terus menjadi pilihan keluarga Indonesia untuk menemani aktivitas sehari-hari maupun berbagai momen berharga. Calon konsumen dapat melakukan pemesanan melalui dealer Suzuki terdekat, booth Suzuki di GIIAS 2026, atau pameran Suzuki di berbagai kota," imbuhnya.
Untuk memberikan ketenangan selama masa kepemilikan, Suzuki memberikan warranty 8 tahun/160.000 km untuk battery lithium-ion. Biaya perawatan pun terasa ringan dengan adanya paket Service Gratis (meliputi Jasa dan Parts tertentu) hingga 30 bulan/50.000 km pemakaian.
Pengalaman panjang Suzuki dalam melayani pelanggan turut terbukti dengan luasnya jaringan dealer dan Bengkel Resmi di seluruh Indonesia. Ditambah kesiapan dalam hal ketersediaan suku cadang asli, teknisi bersertifikasi, serta layanan digital MySuzuki yang memudahkan pelanggan untuk mengakses berbagai kebutuhan perawatan kendaraan.
Apa Saja Keuntungan Selama Masa Servis Gratis?
Program Service Gratis menjadi salah satu nilai tambah yang ditawarkan Suzuki untuk membantu menekan biaya kepemilikan kendaraan. Selama periode 1.000 km hingga 30.000 km atau 30 bulan, pelanggan tidak hanya dibebaskan dari biaya jasa servis, tetapi juga memperoleh pemeriksaan berkala secara menyeluruh di bengkel resmi Suzuki.
Adapun pemeriksaan dilakukan terhadap 23 komponen penting kendaraan, mulai dari klakson dan lampu-lampu, wiper dan washer, AC dan heater, power window, kaca spion, sistem pengereman, kondisi baterai, performa mesin menggunakan Suzuki Smart Diagnostic Tool (SDT), transmisi, belt, oli mesin, minyak rem, engine coolant, filter udara, roda, bearing roda, shock breaker, drive shaft, hingga kondisi rem secara keseluruhan.
Pemeriksaan tersebut bertujuan menjaga performa sekaligus memastikan kendaraan tetap aman dan nyaman digunakan sejak awal masa kepemilikan.
Tak hanya itu, pelanggan juga mendapatkan penggantian sejumlah komponen yang memang menjadi bagian dari perawatan berkala. Mulai dari oli mesin Ecstar, filter oli, oil gasket, busi, filter udara, minyak rem (brake fluid), radiator coolant, hingga oli transmisi sesuai jadwal servis.
Dengan begitu, biaya perawatan rutin pada masa awal penggunaan kendaraan dapat ditekan sehingga pengeluaran menjadi lebih ringan.
Setelah Servis Gratis Berakhir, Bagaimana Perawatannya?
Suzuki juga telah menyiapkan estimasi biaya perawatan berkala sehingga pelanggan dapat merencanakan kebutuhan servis kendaraan sejak awal. Transparansi tersebut membantu pemilik memperkirakan biaya yang akan dikeluarkan sesuai usia kendaraan, sehingga biaya kepemilikan menjadi lebih mudah diprediksi.
Pada periode servis berkala sekitar 27 bulan atau kelipatan 5.000 kilometer, kendaraan menjalani penggantian oli mesin dan oil gasket disertai pemeriksaan terhadap 23 komponen menggunakan Suzuki Smart Diagnostic-II dan intelligent battery tester.
Lebih lanjut, perawatan ini bertujuan memastikan kondisi kendaraan tetap sesuai standar pabrikan sekaligus menjaga keberlanjutan garansi. Estimasi biaya servis pada tahap ini sebesar Rp666.900, baik untuk transmisi matic atau manual.
Memasuki 80.000 kilometer atau 48 bulan, cakupan perawatan menjadi lebih menyeluruh. Selain penggantian oli mesin dan filter oli, servis juga meliputi penggantian busi, filter udara, oli transmisi manual, radiator coolant, minyak rem, hingga drive V-belt.
Seluruh pekerjaan tersebut dilakukan untuk menjaga performa mesin, sistem pengereman, power train, sekaligus membantu menjaga efisiensi bahan bakar dan emisi kendaraan tetap optimal. Estimasi biaya pada periode ini mencapai Rp2.530.800 untuk manual dan Rp2.216.200 untuk matic.
Selanjutnya, pada 100.000 kilometer atau 60 bulan, kendaraan kembali menjalani pemeriksaan menyeluruh disertai penggantian oli mesin, filter oli, oil gasket, dan busi. Perawatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga performa mesin serta sistem power train agar tetap optimal untuk penggunaan jangka panjang, dengan estimasi biaya sebesar Rp1.236.900 untuk manual dan Rp1.333.300 untuk transmisi matic.
Sebagai catatan, estimasi biaya tersebut berlaku untuk wilayah JABODETABEK, sudah termasuk PPN 11 persen, namun belum mencakup biaya perbaikan tambahan apabila ditemukan komponen yang memerlukan penggantian di luar jadwal perawatan berkala.
Dengan adanya gambaran biaya servis sejak awal, pemilik Suzuki XL7 dapat lebih mudah merencanakan pengeluaran kendaraan sepanjang masa kepemilikannya.
(akd/ega)