Pajak Avanza tahun 2026 di Jawa Timur dan Jakarta ternyata berbeda. Berikut ini selisih hitungan pajak Avanza di dua provinsi tersebut.
Pajak kendaraan di tiap provinsi berbeda. Sebab, tarif pajak yang berlaku di setiap daerah juga tidak sama. Maka dari itu, meski satu model dengan nilai jual sama, pajak tahunannya bisa jadi berbeda. Mengambil contoh Toyota Avanza tipe termurah yang pada Peraturan Menteri Dalam Negeri no.11 tahun 2026, nilai jualnya sebesar Rp 185 juta. Kemudian DP PKB (Dasar Pengenaan Pajak Kendaraan Bermotor) sebesar Rp 194,25 juta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pajak Avanza di Jakarta
Di Jakarta, Avanza kepemilikan pertama itu dikenai tarif PKB 2 persen. Maka dari itu, hitungan pajaknya sebagai berikut.
PKB Pokok = DP PKB 1.3 L M/Tx Tarif PKB
= Rp 194,25 juta x 2 %
= Rp 3,885 juta
Pajak Tahunan = PKB Pokok + SWDKLLJ
= Rp 3,885 juta + 143 ribu
= Rp 4,028 juta
Bila dibandingkan dengan tarif pajak di Jawa Timur, secara hitungan justru lebih murah. Di Jawa Timur, tarif PKB untuk kendaraan kepemilikan pertama sebesar 1,2 persen. Namun ada opsen PKB 66 persen dari tarif PKB tersebut. Tak cuma itu, Pemprov Jawa Timur juga memberikan diskon tarif PKB sebesar 24,7 persen. Untuk lengkanya, berikut ini hitungan pajak Avanza tipe termurah di Jawa Timur.
Pajak Avanza di Jawa Timur
PKB Pokok = DP PKB 1.3 L M/Tx Tarif PKB
= Rp 194,25 juta x 1,2 %
= Rp 2,331 juta
Diskon PKB: Rp 2,331 juta x 24,7%
= 575.757
PKB Pokok setelah dipotong diskon: Rp 1.755.243
Opsen PKB: PKB pokok x 66%
= Rp 1.158.460,38 (dibulatkan jadi Rp 1.158.461)
Pajak tahunan: PKB Pokok + Opsen PKB + SWDKLLJ
= Rp 1.755.243 + Rp 1.158.461 + Rp 143.000
= Rp 3.056.704
Berkat adanya diskon, pajak tahunan Avanza tipe termurah itu jadi lebih murah di Jawa Timur ketimbang Jakarta. Selisihnya nyaris Rp 1 juta untuk tipe yang sama. Pajak Avanza itu juga bisa jadi berbeda di wilayah lainnya, tergantung dari tarif ataupun diskon yang berlaku di provinsi tersebut.











































Komentar Terbanyak
Harga Honda Super One Diumumkan: Rp 438 Juta
Miris! Segini Banyak Pengendara yang Akali Pelat Nomor Demi Hindari ETLE
Populasi Meningkat, Muncul Usulan Mobil Listrik Kena Pajak Tahunan