5 Fakta Mobnas Vietnam VinFast yang Dipuji Fadli Zon Bisa Ekspor ke AS

ADVERTISEMENT

5 Fakta Mobnas Vietnam VinFast yang Dipuji Fadli Zon Bisa Ekspor ke AS

Tim detikcom - detikOto
Minggu, 25 Des 2022 15:05 WIB
Fadli Zon memuji Vinfast ekspor mobil ke AS
VinFast yang bakal diekspor ke AS Foto: Dok. Twitter Fadli Zon
Jakarta -

Mobil merek nasional VinFast dipuji Fadli Zon karena bisa ekspor ke Amerika Serikat. Sebanyak 999 unit VF8 bakal diekspor ke negara adidaya bidang otomotif dan teknologi itu. Berikut ini rangkuman fakta tentang VinFast.

VinFast diinisiasi Konglomerat

Pergerakan VinFast memang terbilang cepat. Ini merupakan merek mobil yang dikembangkan oleh perusahaan real estate terbesar di Vietnam, Vingroup. Vingroup memiliki ambisi untuk memproduksi 500.000 kendaraan di Vietnam pada 2025. Vingroup mengumumkan hal tersebut pada 2017 lalu.

Untuk menjalankan rencana itu, VinFast mendapatkan pinjaman dana hingga US$ 800 juta dari Credit Suisse Group. Dana tersebut akan digunakan untuk membangun fasilitas perakitan di kota Haiphong. Pabrik tersebut memproduksi mobil bensin dan listrik, yang akan dipasarkan di Vietnam dan luar negeri.

VinFast tak sepenuhnya lokal

Oiya, kendati mengusung label mobil nasional, dalam penggarapannya, VinFast menggandeng banyak mitra yang ahli di bidang otomotif. Contohnya yakni ABB, Bosch, General Motors, Magna Steyr, Siemens, BMW untuk platform mobil, termasuk desainer Italdesign dan Pininfarina.

Pun saat awal-awal memproduksi mobil pada 2018, VinFast juga menggandeng rekanan General Motors (GM). Sesuai kesepakatan bersama, GM setuju pabriknya digunakan untuk produksi VinFast. Selain itu, VinFast dibolehkan menjadi distributor eksklusif mobil Chevrolet di Vietnam.

Salah satu mobil yang diproduksi VinFast adalah city car Fadil, mobil ini merupakan versi rebadge dari Vauxhall Viva/Opel Karl. Mobil itu menggendong mesin bensin 1.4 liter empat silinder yang dikawinkan sistem transmisi CVT.

Pabrik Vinfast di VIetnam

VinFast mendapatkan pinjaman dana hingga US$ 800 juta dari Credit Suisse Group. Dana tersebut salah satunya digunakan untuk membangun fasilitas perakitan di kota Haiphong. Pabrik tersebut memproduksi mobil bensin dan listrik, yang akan dipasarkan di Vietnam dan luar negeri.

Pabrik Haiphong diharapkan mendapat manfaat dari pelabuhan internasional Lach Huyen. Dengan begitu, kapal-kapal bertonase besar bakal dapat singgah di pelabuhan mereka untuk kemudian dapat mengekspor mobil VinFast ke penjuru dunia, hingga Amerika Utara dan Eropa.

Sebagai informasi, VinFast fokus memproduksi mobil-mobil jenis city car, sedan, SUV, hingga kendaraan listrik. Meski masih berusia muda, VinFast cukup berani untuk mengekspansi produknya ke berbagai belahan dunia.

Saat ini pabrik VinFast di Haiphong memiliki kapasitas produksi 250 ribu unit mobil per tahun. Namun, pada 2026 nanti, mereka berencana menambahnya jadi 600 ribu unit.

Lebarkan sayap ke Amerika Serikat

VinFast sedang membangun pabrik di Carolina Utara terletak di Chatham County Triangle Innovation Point. Pabrik tersebut berdiri di atas area seluas 800 hektar. Nantinya, fasilitas pabrik VinFast itu akan dibangun tiga area utama yaitu bagian produksi serta perakitan mobil dan bus listrik, produksi baterai kendaraan listrik, tak ketinggalan industri pemasok.

VinFast telah menyiapkan investasi senilai US$ 2 miliar atau setara Rp 28 triliun pada fase pertama untuk konstruksi. Rencananya setelah mendapatkan izin konstruksi tahun 2022, proyek langsung dikerjakan. Sementara untuk produksinya sendiri diproyeksikan bakal dimulai mulai tahun 2024.

Nantinya, saat sudah mulai beroperasi, lini produksi tersebut akan membuat 150 ribu unit EV pada 2026.

Pada fase pertama, VinFast bakal memproduksi 150.000 unit mobil per tahun. Kemudian produsen asal Vietnam itu akan melanjutkan investasi pada pabrik pada fase selanjutnya.

Adapun untuk model yang diproduksi di pabrik tersebut adalah VF8 dan VF9. Kedunya sempat dipamerkan pada ajang Los Angeles Auto Show 2021. Tak lama setelahnya pada pameran Consumer Electronics Show (CES), VinFast memamerkan VF5, VF6, dan VF7. VinFast menyatakan akan menyediakan ragam mobil di berbagai segmen dari crossover hingga SUV bongsor.

VinFast daftarkan model di Indonesia

Dikutip dari laman Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kemenkumham RI, tercantum tiga model mobil yang didaftarkan sejak tahun lalu yakni sedan, dan Sport Utility Vehicles (SUV).

Terdapat tiga mobil VinFast yang patennya didaftarkan. Pertama mobil SUV, jika dilihat dari lekukan bodinya mobil tersebut mirip dengan VinFast Lux SA 2.0, yang menggunakan basis dari BMW X5. Kedua, ada model sedan mewah VinFast Lux A 2.0. Mobil ini diketahui menggunakan basis dari BMW 5 Series.

Mobil ketiga VinFast yang didaftarkan yakni mobil listrik. Jika dilihat dari buritannya, mobil tersebut mirip dengan desain VinFast e35.



Simak Video "Fadli Zon Kenang Ridwan Saidi Saat Melayat ke Rumah Duka "
[Gambas:Video 20detik]
(riar/riar)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT