Bikin Heran, Pajak Tahunan Wuling Air ev Ternyata Cuma Segini!

ADVERTISEMENT

Bikin Heran, Pajak Tahunan Wuling Air ev Ternyata Cuma Segini!

Dina Rayanti - detikOto
Jumat, 09 Des 2022 07:10 WIB
Jakarta -

Mobil listrik memiliki sejumlah keistimewaan. Selain bebas Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM), besaran pajak tahunan mobil listrik juga diklaim lebih murah ketimbang mobil bensin. Termasuk mobil listrik laris Wuling Air ev.

Bahkan untuk di wilayah DKI Jakarta, PKB tahunan dan Bea Balik Nama kendaraan listrik ini digratiskan seperti tertuang dalam Peraturan Gubernur no.41 tahun 2021 tentang Penghitungan Dasar Pengenaan pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor.

Tidak heran kalau pajak mobil listrik jadi lebih murah. Salah satu contohnya ada mobil mungil Wuling Air ev yang pajak tahunannya ternyata tidak sampai Rp 1 juta.

"Rp 800 ribu (pajak Wuling Air ev)," ungkap Brand & Marketing Director Wuling Motors Dian Asmahani disela-sela kunjungannya ke markas detikOto, Kamis (8/12/2022).

Besaran pajak Wuling Air ev itu kata Dian berlaku di wilayah DKI Jakarta. Beda wilayah, bisa jadi besaran pajaknya juga berbeda. Bila diperhatikan pajak itu lebih rendah ketimbang mobil bensin. Sekadar perbandingan dengan salah satu mobil MPV berbahan bakar bensin di Indonesia pajak tahunannya sekitar Rp 3 jutaan untuk lansiran tahun 2015.

Selain pajaknya yang murah, Dian juga mengungkap biaya operasional kendaraan cenderung lebih rendah. Sebagai gambaran untuk mobil bensin dengan konsumsi BBM 1:20 (1 liter untuk 20 km) maka untuk menempuh jarak 300 km dibutuhkan 15 liter bahan bakar.

Bila bahan bakar yang digunakan jenis Pertalite dengan harga Rp 10.000 per liter, maka membutuhkan uang Rp 150.000 untuk menempuh jarak 300 km. Biaya itu akan lebih mahal jika BBM yang digunakan harganya lebih tinggi dari Pertalite.

Kemudian Wuling Air ev dengan kapasitas baterai 26,7 kWh (versi Long Range), maka untuk mengisi penuh baterai akan menghabiskan Rp 65.842. Simulasi tersebut memperhitungkan tarif pengisian di SPKLU sebesar Rp 2.466/kWh.

"Terus let's say 0-300 km itu kan kapasitas baterai 26,7 kWh, biaya buat ngecasnya paling Rp 50.000. Jadi bayangin sampai 300 km Rp 50.000 kalau dibandingkan yang lain cukup banyak kan," tambah Dian.

(dry/din)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT