33 Mobil Bekas Pejabat dari Camry hingga Crown Dilelang Mulai Rp 84 Jutaan, tapi...

ADVERTISEMENT

33 Mobil Bekas Pejabat dari Camry hingga Crown Dilelang Mulai Rp 84 Jutaan, tapi...

Ridwan Arifin - detikOto
Selasa, 06 Des 2022 18:36 WIB
33 unit mobil yang dilelang Kemensesneg
33 unit mobil yang dilelang Kemensesneg Foto: Dok. Lelang.go.id
Jakarta -

Biro Umum Kementerian Sekretariat Negara melelang barang milik negara berupa satu paket mobil dinas yang berjumlah 33 unit. Mobil dinas itu dilelang sepaket dengan nilai limit Rp 2.772.500.000.

Sebanyak 32 unit di antaranya adalah Toyota Crown Royal Saloon, dan satu unit sisanya Toyota Camry. Mobil tersebut dilelang satu paket dengan nilai limit Rp 2.722.500.000, jika dibagi 33 unit maka sekitar Rp 84 jutaan per unit.

Jika dilihat dari foto-foto yang disajikan dalam laman lelang.go.id, mobil ada mobil Toyota Crown Royal Saloon yang bagian bemper belakangnya copot. Namun terdapat juga unit yang bagian body-nya yang lengkap.

Semua mobilnya keluaran tahun 2009. Unitnya bisa dicek langsung di pool kendaraan Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta Pusat.

Sebelum mengikuti lelang, peserta lelang harus menyetor uang jaminan lelang sebesar Rp 1.386.250.000. Uang jaminan lelang itu harus sudah diterima oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jakarta II selambat-lambatnya tanggal 6 Desember 2022 2020 hari ini.

Uang jaminan lelang disetorkan ke Nomor Virtual Account (VA) masing-masing peserta lelang dan validasi akan dilakukan oleh KPKNL Jakarta II. Lelang bakal dilakukan pada Rabu, 7 Desember 2022 pukul 10.00 WIB bertempat di Ruang Rapat Biro Umum, Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta Pusat.

Pemenang lelang ditentukan berdasarkan penawaran harga tertinggi dan tidak ada peserta lain yang menawar di atas harga tersebut.

Pemenang harus melunasi harga pembelian dan biaya lelang sebesar 2 % melalui VA pemenang lelang paling lambat lima hari kerja setelah pelaksanaan lelang. Jika tidak dipenuhi maka dinyatakan batal dan wanprestasi serta uang jaminan disetorkan ke kas negara sebagai penerimaan lain-lain.

Perlu diketahui objek lelang yang dijual dijual dalam keadaan apa adanya (as is) dengan segala konsekuensi seperti pemindahan, biaya perbaikan, bea balik nama, bea pajak progresif, dan bea lain-lain ditanggung pemenang lelang.



Simak Video "Twitter Lelang Barang-barang dari Kantor Pusatnya"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/rgr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT