Tidak Semua Pengguna Hyundai Stargazer Butuh Fitur Canggih SmartSense

ADVERTISEMENT

Tidak Semua Pengguna Hyundai Stargazer Butuh Fitur Canggih SmartSense

Luthfi Anshori - detikOto
Minggu, 04 Sep 2022 09:20 WIB
Hyundai Stargazer
Hyundai Stargazer. Foto: Luthfi Anshori/detikOto
Jakarta -

Hyundai Stargazer telah dibekali fitur canggih berupa Advanced Driver Assistance System (ADAS) yang dinamakan SmartSense. Fitur ini bisa membantu mencegah pengendara mengalami kecelakaan dengan sistem keselamatan aktif. Namun ada beberapa konsumen yang justru merasa kurang nyaman dengan fitur ini dan lebih memilih dinonaktifkan.

Sebagai informasi, paket Hyundai SmartSense terdiri dari beberapa fitur keselamatan aktif, seperti Forward Collision-avoidance Assist (FCA), Lane Keeping Assist (LKA), Blind-spot Collision Warning (BCW) + Blind-spot Collision-avoidance Assist ( parallel parking), serta Rear Cross-traffic Collision-avoidance Assist (RCCA).

Dijelaskan oleh Technical Expert PT Hyundai Motors Indonesia (HMID), Fatoni, sejauh ini belum ada laporan dari konsumen mengenai adanya kerusakan pada fitur canggih yang mengandalkan sensor di kaca depan ini. Namun memang ada beberapa konsumen yang meminta salah satu fitur SmartSense dinonaktifkan.

Hyundai StargazerHyundai Stargazer Foto: Luthfi Anshori/detikOto

"Mengenai ADAS, sampai sekarang kita belum ada laporan (konsumen) soal kerusakan ADAS. Hanya saja laporan di kita malah 'aneh', ada beberapa kustomer yang justru malah minta dinonaktifkan (ADAS-nya)," kata Fatoni dalam acara Stargazer Driving Day di Malang, Jawa Timur (31/8/2022).

"Jadi ada yang (misalnya) minta fitur LKA-nya dimatikan. Ini jadi pekerjaan rumah kita untuk memberikan edukasi ke masyarakat kita," sambung Fatoni.

Sebagai informasi, LKA atau Lane Keeping Assist mengandalkan kamera depan untuk mendeteksi marka lajur untuk memantau posisi kendaraan di lajurnya. Sistem akan memperingatkan pengemudi jika mobil meninggalkan lajur tanpa menggunakan lampu sein. Sistem ini juga secara otomatis akan membantu mengarahkan atau mengoreksi kemudi untuk mencegah kendaraan keluar dari lajurnya.

Fitur-fitur pada SmartSense juga bisa diaktifkan dan dinonaktifkan melalui tombol menu yang ada di sebelah kanan setir. Menurut Fatoni, adanya fitur ini untuk memberikan safety lebih kepada konsumen. Tapi memang ada beberapa konsumen yang justru tidak merasa butuh dengan fitur tersebut, sehingga minta dinonaktifkan saja.

"Kenapa mobil itu ADAS-nya? Kita cuma ingin memberikan safety. Tapi kadang ada beberapa kustomer yang merasa nggak butuh, jadi mereka minta dimatikan saja (fiturnya)," tukasnya.



Simak Video "Veloz-Xpander Sudah Elektrik, Kok Stargazer Masih Rem Tangan Manual?"
[Gambas:Video 20detik]
(lua/riar)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT