Hyundai-LG Bangun Pabrik Baterai Mobil Listrik di Karawang, Produksi Mulai 2024

ADVERTISEMENT

Hyundai-LG Bangun Pabrik Baterai Mobil Listrik di Karawang, Produksi Mulai 2024

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Kamis, 25 Agu 2022 10:45 WIB
Hari ini pabrik baterai kendaraan listrik milik PT HKML Battery Indonesia di Karawang, Jawa Barat mulai dibangun. Pabrik ini memiliki nilai investasi sebesar US$ 1,1 miliar atau setara Rp 15,62 triliun (kurs Rp 14.200).
Dimulainya pembangunan (groundbreaking) pabrik baterai kendaraan listrik ini diresmikan langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Karawang.
Foto: Hyundai dan LG akan memproduksi baterai mobil listrik di Karawang. (Istimewa/Kemenko Perekonomian)
Jakarta -

Indonesia akan menjadi lokasi untuk memproduksi baterai mobil listrik. Perusahaan asal Korea Selatan, Hyundai dan LG, sepakat membangun pabrik baterai mobil listrik di Indonesia, tepatnya di Karawang, Jawa Barat.

Dikutip media lokal Korea, Yonhap, Hyundai Motor Group dan LG Energy Solution (LGES) Ltd. telah mendapatkan pinjaman dan jaminan sebesar US$ 710 juta atau setara Rp 10,5 triliun. Dana itu ditujukan untuk proyek bersama Hyundai dan LG membangun pabrik sel baterai di Indonesia.

Hyundai dan LG akan menerima dana dari lima perusahaan keuangan internasional yang berbeda dengan jangka waktu pinjaman 10 tahun dan secara bertahap akan mengambil pinjaman saat proyek berlangsung.

"Hyundai Motor Co., Kia Corp., Hyundai Mobis Co. dan LGES akan memberikan jaminan utang sebanding dengan nilai saham mereka dalam proyek tersebut. Korea Trade Insurance Corp., perusahaan asuransi perdagangan yang berbasis di Seoul, akan memberikan jaminan kredit," tulis Yonhap dalam laporannya.

Grup otomotif dan produsen baterai terkemuka Korea Selatan itu membentuk usaha patungan senilai US$ 1,1 miliar (Rp 16,3 triliun) untuk membangun pabrik sel baterai kendaraan listrik (EV) di Indonesia. Pabrik sel baterai mobil listrik itu akan dibangun di kompleks industri baru di wilayah Karawang, Jawa Barat.

Dilaporkan, produksi massal baterai kendaraan listrik Hyundai dan LG ini akan dilakukan mulai paruh pertama tahun 2024.

Pabrik bersama ini awalnya akan memproduksi sel baterai senilai 10 gigawatt hours per tahun. Angka itu cukup untuk menjalankan lebih dari 150.000 kendaraan listrik. Selanjutnya, kapasitas itu akan ditambah hingga 30 gigawatt hours.



Simak Video "Jokowi Senang Pabrik Baterai Listrik Terintegrasi Dimulai, Serap 20 Ribu Tenaga Kerja"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT