ADVERTISEMENT

Sudah Daftar Beli Pertalite tapi Belum Dapat Email Verifikasi, Harus Gimana?

Dina Rayanti - detikOto
Jumat, 29 Jul 2022 08:59 WIB
Penggunaan MyPertamina untuk beli Pertalite dan Solar mulai diujicoba hari ini. Uji coba awal akan dilakukan di 11 daerah seluruh Indonesia.
Sudah daftar MyPertamina buat beli Pertalite tapi belum dapat balasan? Tenang, kamu bisa menunggu 14 hari kerja.(Foto: Antara Foto/Iggoy el Fitra)
Jakarta -

Pertamina telah membuka pendaftaran bagi para kendaraan roda 4 pengguna BBM subsidi jenis Pertalite dan solar sejak 1 Juli 2022. Konsumen diminta memasukan serta mengunggah identitas yang sudah tercantum di laman subsiditepat.mypertamina.id.

Setelah mendaftar, kamu akan mendapat email verifikasi beserta QR Code untuk nantinya digunakan bertransaksi beli Pertalite dan solar subsidi. Tapi bagaimana kalau sudah daftar belum dapat email verifikasi?

View this post on Instagram

A post shared by MyPertamina (@mypertamina)

Mengutip laman instagram MyPertamina, Jumat (29/7/2022), bagi kamu yang sudah mendaftar tapi belum mendapat email balasan masih bisa menunggu hingga 14 hari kerja.

"Kamu bisa tunggu maksimal 14 hari kerja atau cek status pendaftarannya di website subsiditepat.mypertamina.id secara berkala ya. Nah, buat yang udah balik nama kendaraan juga harus registrasi ulang dengan input data terbaru," tulis laman MyPertamina.

Meski belum dapat email balasan, kamu masih tetap bisa beli Pertalite dan solar subsidi di SPBU. Saat ini Pertamina belum menetapkan tenggat waktu terakhir masa pendaftaran pengguna BBM Pertalite dan solar subsidi.

Sebelumnya sempat disebutkan bahwa tahap pendaftaran akan berlaku hingga 30 Juli 2022. Saat ini, pemerintah masih menggodok kriteria kendaraan yang nantinya masih diizinkan beli Pertalite maupun solar subsidi.

Santer disebut, hanya mobil di bawah 1.500 cc yang masih boleh mengkonsumsi Pertalite dengan jumlah tertentu. Sedangkan mobil dengan kapasitas mesin di atas itu, tentu diarahkan mengisi BBM nonsubsidi sekelas Pertamax hingga Pertamax Turbo.

Nah bagi kendaraannya yang tidak masuk dalam kriteria, akan dilakukan pengendalian melalui digitalisasi Nozzle. Nozzle di SPBU tidak akan menyalurkan BBM bila kendaraan yang mengisi tidak masuk dalam kriteria.

"Kita belum putuskan waktu implementasi QR codenya. Sementara saat ini masih untuk pendaftaran dan sosialisasi," kata Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Irto Ginting belum lama ini.



Simak Video "Beli Pertalite Wajib Pakai Aplikasi, Kapan Berlakunya?"
[Gambas:Video 20detik]
(dry/din)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT