ADVERTISEMENT

Mobil Listrik Nissan Ariya Bakal Digeber dari Kutub Utara hingga Kutub Selatan

Ilham Satria Fikriansyah - detikOto
Kamis, 26 Mei 2022 15:15 WIB
Nissan luncur Crossover listrik pertamanya
Nissan Ariya. Foto: insideevs
Jakarta -

Produsen otomotif Nissan baru-baru ini telah mengumumkan rencana ekspedisi baru. Pabrikan asal Jepang itu bakal melakukan ekspedisi dari kutub utara hingga ke kutub selatan dengan mengendarai mobil listrik.

Dalam keterangan resminya, Nissan mengadakan ekspedisi bernama 'Pole to Pole' yang dimulai pada Maret 2023 mendatang. Ekspedisi ini dilakukan atas hasil kerja sama dengan seorang petualang asal Inggris, Chris Ramsey.

Dalam ekspedisi yang dilakukan dari kutub utara hingga ke selatan bumi, Ramsey bakal mengendarai mobil listrik Nissan Ariya e-4ORCE. Ramsey bakal menempuh perjalanan hingga lebih dari 27.000 km, melintasi beberapa wilayah dan benua, serta menghadapi perkiraan suhu antara -30⁰C hingga 30⁰C.

Dengan dilakukan ekspedisi ini, Ramsey akan menjadi orang pertama di dunia yang mengendarai mobil dari kutub ke kutub. Adapun rute yang bakal dilalui Ramsey adalah dari Kutub Utara, Amerika Utara, Tengah, dan Selatan. Baru setelah itu Ramsey akan menyebrang ke Antartika menggunakan kapal.

Selain itu, ekspedisi ini dilakukan sebagai bentuk pembuktian jika performa mobil listrik Nissan tersebut bisa diandalkan dalam kondisi tertentu. Ekspedisi ini juga akan menunjukkan pemandangan indah dari berbagai tempat yang ekstrem di dunia.

"Kami bangga mengumumkan kerja sama kami dengan Chris Ramsey dan tim ekspedisi Pole to Pole," kata Wakil Presiden Eksekutif Nissan Asako Hoshino dikutip siaran pers Nissan.

"The all-new, all-electric SUV crossover Ariya memungkinkan Anda melangkah lebih jauh, lebih mudah, dan nyaman. Dengan hadirnya teknologi kontrol e-4ORCE yang memberikan peningkatan stabilitas dan traksi di berbagai permukaan, kami tahu ini akan menjadi mitra yang sempurna bagi Chris dan timnya dalam perjalanan serba listrik yang menantang," papar Asako.

Dalam ekspedisi dari kutub ke kutub, Nissan Ariya yang dikendarai Ramsey bukanlah tipe standar yang dijual secara umum, melainkan mobil yang sudah dimodifikasi sesuai medan yang ekstrem di Kutub Utara dan Kutub Selatan. Perubahan yang terjadi meliputi ban, suspensi, dan eksteriornya, sementara powertrain-nya tetap sama.

Nissan juga telah menyiapkan mobil kedua yaitu Nissan Ariya e-40RCE versi standar. Mobil ini akan digunakan untuk melintasi jalanan di seluruh benua Amerika.

"Misi kami adalah untuk menunjukkan bahwa kendaraan listrik dapat mengatasi lingkungan yang paling keras, dari dinginnya kutub hingga hutan panas dan lembap di Amerika Selatan," tutur Chris Ramsey.

(lua/din)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT