Toyota Alphard Punya Pesaing Baru, MPV Listrik China Cita Rasa Eropa

Dina Rayanti - detikOto
Kamis, 19 Mei 2022 10:32 WIB
Denza D9
Denza D9 calon pesain Toyota Alphard-Hyundai Staria. (Foto: BYD)
Jakarta -

Toyota Alphard, Vellfire, Lexus LM 350, hingga Hyundai Staria bakal kedatangan rival baru dari China. Mobil itu adalah Denza D9 yang digarap oleh perusahaan patungan BYD dan Mercedes-Benz. Denza D9 merupakan MPV bongsor yang memiliki dimensi panjang 5.250 mm, lebar 1.950 mm, tinggi 1.920 mm, dan jarak sumbu roda 3.110 mm.

Secara dimensi, Denza D9 berada di tengah-tengah Alphard dan Staria. Denza menawarkan D9 dengan versi 4 seater dan juga 7 seater yang diklaim cocok untuk menemani perjalanan para pebisnis.

Uniknya lagi D9 sudah dibekali tenaga listrik. Mengutip Panda Daily, MPV listrik ini menggunakan baterai Blade milik BYD. Tak dijabarkan lebih detail terkait spesifikasi baterai Denza D9. Meski demikian, mobil diklaim bisa menempuh jarak 600 km dengan pengisian penuh 166 kW.

Denza D9 juga menawarkan varian plug-in hybrid. Untuk varian ini Denza D9 memadukan mesin 1.5 L turbo dengan motr listrik kecil dan juga baterainya. Untuk varian PHEV memiliki kemampuang mengisi pada 80 kWh dengan aliran DC.

Untuk listrik murni dari varian hybrid bisa menempuh 190 km dan kalau ditotal 1.040 km. Pengisian dari arus DC yang tinggi dan jauhnya jarak, mengindikasikan bahwa baterai pada PHEV memiliki kapasitas besar.

Dari sisi interior, Denza D9 menawarkan tampilan interior yang sangat mewah. Pertama dengan kehadiran panoramic sunroof yang besar. Kemudian ada juga kulkas mini yang terpasang di bawah arm rest. Kursinya bisa diatur dengan 10 macam posisi duduk disertai kehadiran foot rest, pemanas, ventilasi udara, 10 titik fungsi pijat, dan tak ketinggalan wireless charger.

Sebagai produk yang ditujukan untuk pasar China, Denza D9 hanya akan ditawarkan dengan versi setir kiri. Belum diketahui ke depannya apakah model ini akan dipasarkan di luar China.

Denza D9 ditawarkan mulai harga 335.000 yuan sampai dengan 460.000 yuan. Kalau dirupiahkan, setara Rp 730 jutaan sampai Rp 1 miliar. Ada juga model yang diproduksi secara terbatas yakni hanya 99 unit dengan banderol harga 660.000 yuan yang setara dengan Rp 1,4 miliaran.



Simak Video "Enam Bulan Mengaspal di Indonesia, Seberapa Laris Hyundai Staria?"
[Gambas:Video 20detik]
(dry/din)