70% Konsumen Indonesia Beli Ioniq 5 Secara Cash

Luthfi Anshori - detikOto
Minggu, 15 Mei 2022 14:40 WIB
Hyundai Ioniq 5 meluncur di IIMS 2022
Ioniq 5. Foto: (Ridwan Arifin/detikOto)
Jakarta -

Mobil crossover listrik Hyundai, Ioniq 5, mendapat sambutan positif dari konsumen Indonesia. Sejak dijual resmi April 2022, hingga tanggal 9 Mei 2022 Hyundai mengklaim Ioniq 5 sudah dipesan hingga 1.700 unit. Menariknya, sekitar 70% konsumen membeli Ioniq 5 secara cash atau tunai. Apa alasannya?

Sebagai mobil crossover yang ramah lingkungan dengan desain futuristis, Ioniq 5 dibanderol mulai dari Rp 718 juta (tipe Standard Range), hingga Rp 829 juta (tipe Signature Long Range).

Dengan rentang harga itu, diyakini bukan menjadi masalah bagi konsumen kelas menengah Indonesia. Sebagai buktinya, menurut Chief Operating Officer (COO) PT Hyundai Motors Indonesia (HMID), Makmur, sekitar 70% konsumen Ioniq 5 membeli mobil itu secara cash.

"Untuk porsinya, dibanding kredit lebih banyak cash. Kayaknya lebih dari 70%," kata Makmur kepada wartawan di Jakarta, Jumat (13/5/2022).

Menurut Makmur, Ioniq 5 merupakan kendaraan di segmen menengah atas atau segmen C, jadi sudah menjadi hal biasa jika porsi pembeliannya lebih banyak yang cash.

"Biasa. Itu kalau pertama kali kita launching, itu cash-nya akan lebih banyak. Nanti setelah itu paket-paket kreditnya akan mulai menambah. Itu selalu, setiap produk (baru) seperti itu," sambung Makmur.

Pada kesempatan yang sama, Sales Director PT Hyundai Motors Indonesia (HMID), Erwin Djajadiputra, juga mengonfirmasi jika persentase pembeli Ioniq 5 sekitar 70% membeli secara cash.

"Kalau kita lihat di segmen harga (di atas) Rp 500 juta, tentunya orang banyak yang beli cash. Tapi juga ada yang kredit. Untuk yang beli cash itu sampai 70%," jelas Erwin.

(lua/riar)