THR Mau Dipakai Beli Jeep Wrangler Rubicon? Harap Bersabar Indennya Sampai 2023

Muhammad Hafizh Gemilang - detikOto
Rabu, 04 Mei 2022 12:34 WIB
Mobil Jeep Model 2021 Mendarat di Indonesia
Jeep Indonesia Foto: Dok. DAS Indonesia Motor
Jakarta -

Setelah lebaran jadi momen yang tepat untuk mengganti mobil ke mobil baru. Namun, bagi yang berencana meminang Jeep Wrangler harap bersabar, sebab indennya bisa sampai 2023.

Inden yang panjang ini terjadi karena adanya krisis chip semikonduktor yang tengah menghantui pabrikan otomotif dunia. Hal ini membuat adanya pemotongan supply dari Jeep kepada Indonesia.

"Jadi ada pemotongan secara volume (secara global). Alokasi supply di-cut, jadi kurang lebih sekitar 40-50% dari requirement kita. Jadi kayak tadi saya minta mungkin 600 unit, saat ini masih dibilang kita cuma dapat 300 unit. Sementara order saat ini sudah 200 (unit), padahal ini baru bulan April masih panjang," papar Chief Operating Officer DAS Indonesia Motor, Dhani Yahya belum lama ini.

DAS Indonesia Motor selaku agen pemegang merek Jeep di Indonesia mengatakan konsumen yang akan membeli Jeep Wrangler setelah bulan April, maka dipastikan barang akan tiba pada 2023 mendatang. Sementara bagi konsumen yang sudah memesan sebelumnya, unit bisa tiba di akhir 2022 ini.

"Dalam perhitungan kami akan ada keterlambatan delivery tujuh hingga delapan bulan ke belakang. Konsumen yang unitnya masih inden hingga April 2022 dipastikan akan tiba pada November hingga Desember 2022. Sedangkan, pemesanan di atas April 2022, kemungkinan bisa datang baru pada 2023," papar Dhany.

DAS Indonesia Motor mengungkapkan permintaan maafnya kepada calon konsumen dan konsumen Jeep Wrangler yang sudah rela menunggu lama.

"Kami ingin informasikan juga, terima kasih atas kesetiaan para pelanggan Jeep selama ini. Dan kami minta maaf kepada pembeli maupun calon pembeli Jeep yang saat ini masih menunggu ketersediaan unitnya dalam waktu cukup lama," ucap Dhany.

Namun bagi calon pembeli yang hendak membeli lini model lain dari Jeep, bisa jadi pemesanannya akan lebih cepat. Sebab supply yang diberikan secara global tidak terpangkas sebanyak model Wrangler.

"Di Jeep yang heavily impacted adalah Wrangler. Gladiator sama Compass itu, karena memang hanya 10% dari total volume kita. Kita di-fullfill kurang lebih 90%," tutup Dhany.



Simak Video "Kuota Terbatas-Inden, Calon Pembeli Jeep Wrangler Rubicon Harap Sabar"
[Gambas:Video 20detik]
(mhg/riar)