Pabrik DFSK Bisa Produksi 50.000 Unit Mobil per Tahun, Baru Terpakai 5.000-an

Dina Rayanti - detikOto
Kamis, 14 Apr 2022 12:34 WIB
Pabrik DFSK Indonesia
Pabrik DFSK di Cikande sanggup memproduksi 50.000 unit mobil per tahun. (Foto: DFSK Indonesia)
Jakarta -

Pabrik PT Sokonindo Automobile alias DFSK Indonesia sanggup memproduksi 50.000 unit mobil per tahun untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik dan juga ekspor. Sayangnya kapasitas produksi tersebut belum bisa dioptimalkan.

Terlebih ketika Indonesia dilanda pandemi, produksi mobil DFSK pun sempat mandek pada tahun 2020. Mengutip data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), turunnya permintaan juga membuat produksi DFSK pada tahun 2020 mentok di 1.119 unit. DFSK kala itu tercatat tujuh bulan tidak memproduksi mobil.

Tahun 2021, kondisi mulai membaik. Produksi mobil DFSK pun langsung melonjak menjadi 5.263 unit. Tapi ini tentu masih jauh dari kapasitas produksi yang bisa dimaksimalkan dari pabrik berstandar industri 4.0 itu.

Pada tahun 2022, kondisi tampak perlahan mulai pulih. Tercatat sepanjang kuartal pertama tahun 2022, DFSK telah memproduksi 1.017 unit mobil. Itu tentu belum final. Jumlahnya masih bisa terus bertambah atau berkurang tergantung dari permintaan konsumen di Tanah Air.

Belum optimalnya kapasitas produksi dengan besarnya jumlah permintaan juga membuat DFSK Indonesia harus melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap puluhan karyawannya.

Sekadar informasi, pabrik DFSK di Indonesia 90% sudah mengadopsi teknologi robotik pada proses produksinya. Teknologi robotik ini mengadopsi lengan robotik yang mendapatkan dukungan operasi otomatis melalui pemanfaatan internet untuk koordinasinya.

Meski begitu, pengadopsian teknologi robotik ini tak lantas menggantikan tenaga Sumber Daya Manusia (SDM) di pabrik DFSK. Teknologi robotik itu diklaim membantu para SDM untuk bekerja lebih optimal dalam menghadirkan mobil yang bisa memenuhi standar di dalam negeri maupun luar negeri.

Sejauh ini pabrik DFSK memaksimalkan tenaga SDM dalam negeri dalam operasional dan kemudian kemampuannya ditingkatkan dengan bantuan teknologi robotik yang berbagai aspek produksi mulai dari stamping, welding, painting, assembling, hingga quality control.



Simak Video "Deretan Negara yang Paling Sedikit Memproduksi Mobil, Indonesia Termasuk?"
[Gambas:Video 20detik]
(dry/din)