Alasan Honda Pilih Luncurkan HR-V Turbo daripada Hybrid

Ridwan Arifin - detikOto
Kamis, 24 Mar 2022 09:32 WIB
Jakarta -

All New Honda HR-V akhirnya rilis di Indonesia, Rabu (23/3/2022). Tapi sayangnya, PT Honda Prospect Motor belum membawa varian e:HEV alias hybrid.

Yusak Billy selaku Business Innovation and Sales & Marketing Director PT Honda Prospect Motor (HPM) mengatakan, berdasarkan studi konsumen khususnya soal harga, Indonesia saat ini masih membutuhkan mobil internal combustion engine.

"Untuk launching hari ini kami belum menyediakan varian hybrid, namun dari studi yang kami lakukan untuk model HR-V dengan harga yang diinginkan konsumen itu mobil yang masih diinginkan itu Internal Combustion Engine (ICE)," ujar Billy saat konferensi pers, Rabu (23/3/2022).

Thailand menjadi negara pertama di Asia dan Oceania yang kedatangan All New HR-V e:HEV. Untuk urusan dapur pacu, Honda HR-V e:HEV ini memakai mesin DOHC i-VTEC 4-silinder 16 katup. Mesinnya ini diklaim punya tenaga 131 HP dan 253 Nm. Di atas kertas, dengan sistem hybrid-nya mobil ini diklaim tembus 25,6 km/liter.

Jika Thailand punya HR-V e:HEV pertama kali di Asia dan Oceania, Indonesia justru menjadi debut global dari HR-V 1.5L Turbo RS di dunia.
Bandingkan spesifikasi mesinnya, Honda HR-V tipe 1.5 L Turbo RS dibekali kapasitas mesin 1.5L VTec Turbo yang bisa memuntahkan tenaga 177 PS di 6.000 rpm, dan torsi 240 Nm pada 4.500 rpm. Sedangkan trim di bawahnya menggunakan 1.5L i-VTec DOHC dengan klaim tenaga 121 PS di 6.800 rpm, dan torsi 145 Nm. Semua varian menggunakan transmisi CVT dan dilengkapi fitur keselamatan aktif Honda Sensing.

Di Thailand, HR-V e:HEV dijual mulai dari THB 979.000 (Rp 417 jutaan) sampai THB 1.179.000 (Rp 503 jutaan). Sedangkan Honda HR-V di Indonesia, saat ini dibanderol mulai dari Rp 355,9 juta hingga Rp 499,5 juta.

Billy tak menutup kemungkinan Indonesia juga bakal mendapat jatah HR-V hybrid.

"Kami terus pelajari setiap potensi, mesin, teknologi apa terdepan. Elektrifikasi apa yang cocok di Indonesia. Untuk hari ini kita tidak melakukan launching hybrid," tambah dia.

(riar/din)