Bamsoet Dipercaya Motori Asosiasi Modifikasi Otomotif Nasional

Dea Duta Aulia - detikOto
Minggu, 23 Jan 2022 21:02 WIB
Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo dipercaya menjadi menjadi Ketua Dewan Komite  Nasional Modificator & Aftermarket Association (NMAA) periode 2022-2023.
Foto: Dok. MPR RI
Jakarta -

Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo dipercaya menjadi Ketua Dewan Komite Nasional Modificator & Aftermarket Association (NMAA) periode 2022-2023. Terpilihnya Bamsoet sebagai Ketua Dewan Komite NMAA diharapkan mampu membawa industri modifikasi otomotif Indonesia menjadi primadona di dalam negeri hingga pasar internasional.

"Dengan adanya asosiasi industri modifikasi seperti NMAA, saya berharap bisa mewadahi anak-anak muda kreatif. Dalam sudut pandang kami ini tidak hanya sebatas hobi, tetapi menjadi suatu industri kreatif yang harus terus didukung dan dimajukan. Terlihat dari berbagai merek Indonesia yang sudah go internasional, seperti KARMA Bodykit, DNZ Wheels, dan sejumlah merek lokal lainnya," ujar Bamsoet dalam keterangannya, Minggu (23/1/2022).

Bamsoet menjelaskan NMAA akan memberikan berbagai dorongan agar industri otomotif dapat terus berkembang. Salah satunya dengan menggelar Indonesia Modification Expo (IMX) yang sudah diadakan sejak tahun 2018 hingga sekarang.

"IMX merupakan salah satu event penting dalam memperkenalkan produk industri modifikasi dan aftermarket otomotif di Indonesia. Di tahun 2022 IMX akan digelar secara offline dengan protokol kesehatan ketat, setelah sebelumnya pada tahun 2020 dan 2021 dilaksanakan secara virtual. Sejumlah kegiatan lain juga akan dilakukan dalam mewujudkan visi misi NMAA memajukan industri otomotif Indonesia," jelasnya.

Ia juga optimis bahwa industri modifikasi Tanah Air akan terus meningkat. Sebab industri tersebut merupakan salah satu sektor yang mampu bertahan di masa pandemi COVID-19. Tak hanya itu, ia juga menerangkan, IMI bersama Kementerian Ekonomi Kreatif dan Pariwisata (Kemenparekraf) telah sepakat menjadikan industri modifikasi sebagai bagian untuk memperkuat perekonomian nasional.

"IMI dan Kemenparekraf tengah menyiapkan payung hukum bagi industri modifikasi otomotif Indonesia. Kemenparekraf akan memasukkan sektor modifikasi otomotif dalam peraturan pemerintah yang sedang disusun sebagai turunan dari UU No 24/2019 tentang Ekonomi Kreatif. Selain itu, IMI bersama Kementerian Perhubungan juga menyusun prosedur legalitas kendaraan modifikasi agar bisa legal digunakan di jalan raya," tutupnya.

(akd/ega)