Resmi! Pabrik Hyundai Indonesia Mulai 'Ngebul' Produksi Creta

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Selasa, 18 Jan 2022 10:09 WIB
Pabrik Hyundai di Indonesia Mulai Produksi Mobil
Pabrik Hyundai di Indonesia. Foto: Dok. Hyundai
Jakarta -

Pabrik PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HMMI) akhirnya resmi memulai aktivitas produksi. Mobil pertama yang diproduksi Hyundai di Indonesia adalah Hyundai Creta.

HMMI memulai produksi massal mobil buatannya di Indonesia pada Senin (17/1/2022) kemarin. Hyundai Creta menjadi mobil pertama Hyundai yang diproduksi di Indonesia.

"Kegiatan ini juga merupakan bentuk apresiasi dari HMMI untuk semua pemangku kepentingan, terutama karyawan dan mitra lokal, yang telah memberikan usaha terbaik mereka sehingga Hyundai Motor akhirnya dapat mencapai hari spesial ini," sebut Hyundai dalam siaran persnya.

Pabrik Hyundai di Indonesia Mulai Produksi MobilPabrik Hyundai di Indonesia Mulai Produksi Mobil Foto: Dok. Hyundai

Yoon Seok Choi, President Director PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia, menandatangani unit Hyundai Creta yang pertama kali diproduksi di pabrik manufaktur Hyundai Motor.

Sebagai informasi, pada tanggal 26 November 2019, Hyundai Motor Company dan pemerintah Indonesia menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk membangun pabrik manufaktur di Tanah Air yang sekaligus menjadi pusat manufaktur pertamanya di Asia Tenggara. Pabrik tersebut memiliki nilai investasi sekitar USD 1,55 miliar hingga 2030.

Pembangunan pabrik yang berlokasi di Deltamas, Cikarang Pusat, Bekasi, Jawa Barat, Indonesia ini rampung pada Desember 2021 lalu. Pabrik manufaktur tersebut dibangun di atas lahan seluas 77,7 hektar dengan luas bangunan 18,8 hektar. Pabrik ini bisa memproduksi 150 ribu mobil per tahun.

Dengan selesainya pembangunan pabrik di Indonesia, Hyundai langsung memulai proses produksi model Hyundai pertama yang dibuat di Indonesia, untuk masyarakat Indonesia, yaitu Hyundai Creta. Selain Creta, Hyundai juga bakal memproduksi mobil listrik, Ioniq 5, tahun 2022 ini.

Pabrik ini memiliki sejumlah kecanggihan, antara lain sudah full AC dan sudah memakai sekitar 409 tenaga robot untuk proses perakitan mobil.

Pabrik Hyundai sudah menggunakan sistem pendingin (AC), sehingga membuat para pekerjanya tidak kegerahan. Terlebih mengingat cuaca di Bekasi yang dikenal cukup terik.

Selain itu, pabrik Hyundai di Cikarang juga menggunakan sekitar 8.900 panel solar yang bisa menghasilkan daya listrik mencapai 3.500 kWh. Pemakaian panel solar ini diklaim bisa menghasilkan reduksi emisi (pengurangan emisi) hingga 3.289 ton CO2.



Simak Video "Kode Keras! Harga Mobil Listrik Hyundai Ioniq 5 Sudah Terdaftar di Samsat"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)