Seberapa Laris LCGC yang Dapat Diskon PPnBM 100%?

Tim detikcom - detikOto
Senin, 17 Jan 2022 14:29 WIB
3 Tahun setelah kehadirannya tahun 2016 lalu, Toyota-Daihatsu merilis model baru si kembar Calya-Sigra. Apa saja perubahannya tahun ini?
Foto: Luthfy Syahban
Jakarta -

Pemerintah memastikan program relaksasi diskon Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) diperpanjang. Relaksasi PPnBM Ditanggung Pemerintah (PPnBM DTP) ini diberlakukan mulai Januari 2022 ini.

Salah satu mobil yang mendapat relaksasi PPnBM DTP ini adalah mobil di segmen LCGC. Seperti diketahui, LCGC saat ini sudah dikenakan PPnBM 3%. Namun, pemerintah memberikan diskon PPnBM untuk mobil murah hemat energi ini.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, mobil yang akan mendapatkan diskon PPnBM adalah mobil di kelas LCGC atau mobil di bawah 200 juta. LCGC yang dengan skema pajak berdasarkan emisi dikenakan PPnBM 3% bakal dibebaskan pajaknya.

"Ini khusus untuk sektor otomotif dengan harga penjualan di bawah Rp 200 juta atau yang kita kenal LCGC, di kuartal pertama (Januari-Maret) diberikan fasilitas 0%, artinya (PPnBM) 3% ditanggung pemerintah," kata Airlangga dalam Keterangan Pers usai Ratas Evaluasi PPKM, secara virtual, Minggu (16/01).

Selanjutnya, pada kuartal kedua (April-Juni), pemerintah menanggung PPnBM LCGC sebesar 2%, artinya konsumen tinggal membayar 1% PPnBM LCGC. Kemudian di kuartal ketiga (Juli-September), diskon PPnBM untuk LCGC sebesar 1%, konsumen tinggal membayar pajak 2%. Terakhir pada kuartal keempat (Oktober-Desember), tidak ada lagi diskon PPnBM untuk LCGC. Artinya konsumen akan dibebankan harga normal tanpa diskon PPnBM pada tiga bulan terakhir 2022.

Memangnya seberapa banyak sih peminat LCGC di Indonesia? Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), mobil LCGC menjadi segmen terlaris kedua di Indonesia setelah segmen 4x2 1.500 cc ke bawah.

Sepanjang tahun 2021, mobil LCGC terjual sebanyak 146.520 unit. Mobil di segmen LCGC ini menyumbang 17% penjualan mobil di Indonesia yang totalnya mencapai 887.202 unit tahun lalu. Sementara segmen yang paling laris di Indonesia adalah mobil 4x2 dengan mesin 1.500 cc ke bawah yang menyumbang 44,6% penjualan otomotif 2021.

Dari segi model, LCGC saat ini menyisakan Daihatsu Sigra, Toyota Calya, Honda Brio Satya, Daihatsu Ayla dan Toyota Agya. Tahun lalu masih ada Suzuki Karimun Wagon R di segmen ini. Tapi, beberapa waktu lalu Suzuki mengumumkan penghentian produksi LCGC Suzuki Karimun Wagon R.

Berikut data penjualan mobil LCGC di Indonesia sepanjang 2021:

  1. Daihatsu Sigra: 40.283 unit
  2. Toyota Calya: 35.375 unit
  3. Honda Brio Satya: 29.976 unit
  4. Daihatsu Ayla: 21.384 unit
  5. Toyota Agya: 16.992 unit
  6. Suzuki Karimun Wagon R: 2.510 unit.

Sementara itu, pemerintah tidak hanya memberikan diskon PPnBM untuk LCGC. Menurut Airlangga, pemerintah juga akan memberikan diskon PPnBM untuk mobil yang harganya antara Rp 200-250 juta. Adapun mobil yang diberikan diskon pajak adalah model yang dikenakan tarif PPnBM 15%.

Mobil Rp 200-250 juta yang normalnya dikenakan PPnBM 15% hanya diberikan diskon PPnBM 50%. Itu berlaku di tiga bulan pertama 2022. Artinya, konsumen masih dibebankan PPnBM 7,5% pada kuartal pertama 2022 dan harus membayar penuh 15% pada kuartal kedua.



Simak Video "Pemerintah Lanjutkan Diskon PPnBM 100%, Tapi Cuma 5 Mobil yang Dapat"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/lth)