ADVERTISEMENT

Hampir 800 Ribu Mobil Mercy Berpotensi Terbakar Akibat Kerusakan Water Pump

Ilham Satria Fikriansyah - detikOto
Sabtu, 08 Jan 2022 09:41 WIB
Logo Mercedes Benz
Ilustrasi logo Mercedes-Benz Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Pabrikan otomotif raksasa asal Jerman Mercedes-Benz tengah menghadapi masalah besar. Mercy mengumumkan sebanyak ratusan ribu unit mobil berbekal diesel dari berbagai model mengalami kerusakan dan berpotensi menyebabkan kebakaran.

Dikutip dari laman Motor 1, diprediksi sebanyak 800.000 unit kendaraan Mercedes-Benz dari berbagai model terancam akan ditarik kembali dari peredaran. Hal ini setelah perusahaan menemukan adanya kemungkinan kerusakan pada water pump mobil.

Hasil penelusuran Mercedes-Benz menemukan jika sejumlah mobil mengalami kebocoran di bagian water pump. Apabila tidak segera diperbaiki, hal ini bisa menyebabkan suhu yang sangat tinggi sehingga menimbulkan risiko yang cukup besar, yakni mobil dapat terbakar tiba-tiba.

Dalam pernyataan resmi Mercedes-Benz, sejumlah tipe mobil yang akan ditarik kembali mulai dari GLE/GLS, C-Class, E-Class, S-Class, E-Class Coupe/Convertible, GLC, CLS, dan G-Class. Kebanyakan mobil yang mengalami kerusakan berada di Jerman serta tersebar di beberapa negara lain.

Kabarnya ratusan ribu unit roda empat Mercedes-Benz yang akan di recall merupakan produksi Januari 2017 hingga Oktober 2021. Namun sayang, penarikan mobil akan berlangsung lambat sebab Mercedes-Benz kabarnya saat ini tidak memiliki suku cadang yang tersedia untuk memperbaiki kerusakan tersebut.

Faktor ini disebabkan oleh gangguan pengiriman terkait virus COVID-19 di sejumlah negara. Alhasil, beberapa pemasok kesulitan mengirimkan suku cadang ke berbagai negara.

Maka dari itu, meski Mercedes-Benz telah menyampaikan informasi adanya kerusakan pada sejumlah mobil ke konsumen, namun perusahaan belum mulai melakukan recall. Akan tetapi, jika suku cadang sudah tersedia maka pabrikan asal Jerman itu langsung bergerak cepat melakukan recall dalam waktu dekat.

Dalam pengumuman kepada konsumen, Mercedes-Benz menghimbau kepada konsumen untuk mengendarai mobil dengan bijaksana dan tidak memacu dalam kecepatan tinggi. Selain itu, jika ditemui adanya kerusakan yang membahayakan, konsumen diminta untuk segera menghubungi layanan Mercedes-Benz.



Simak Video "290 Ribu Unit Mercedes-Benz Dilarang Jalan, Apa Sebabnya?"
[Gambas:Video 20detik]
(lth/din)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT