Kredit Mobil Macet Terancam Ditarik Leasing? Dealer Mobil Bekas Syariah Ini Jawabnya

Muhammad Hafizh Gemilang - detikOto
Sabtu, 01 Jan 2022 20:29 WIB
Jakarta -

Kredit macet dan mobil terpaksa ditarik oleh leasing, menjadi momok yang menakutkan bagi para pembeli mobil yang menggunakan sistem pembayaran kredit. Namun dealer ini punya solusinya.

Dealer Syariah Mobilindo memang terkenal sebagai dealer yang hadir dengan sistem pembayaran syariah. Melalui sistem kredit syariah ini, pembeli tak akan dibebankan denda jika terlambat membayar dan tidak akan ditarik paksa mobilnya jika tak sanggup lagi meneruskan kredit.

"Apabila debiturnya itu sudah tidak mampu membayar atau batuk-batuk istilahnya, itu maksimal tiga bulan. Apabila di atas tiga bulan sudah tak mampu membayar, maka unit-nya itu akan dimusyawarahkan dahulu. Kalau memang masih bisa lanjut, ya lanjut. Tapi kalau memang tidak bisa lanjut, itu akan dijual bareng atau di-take over resmi," papar Bang Haji Martin Suharto, pemilik dealer Syariah Mobilindo kepada detikOto.

Namun, Syariah Mobilindo tak cuma membantu membereskan masalah pembeli dari dealer mereka saja. Mereka juga mengatakan kerap membantu orang-orang yang macet kreditnya dan hampir ditarik mobilnya.

"Udah pasti. 50% orang yang datang ke sini keadaannya masalah. 50% Insya Allah yang baik-baik saja," papar Martin.

Martin mencontohkan, jika mobil yang hendak ditarik leasing tersebut tersisa sedikit hutangnya, maka Syariah Mobilindo akan mencoba melunaskan atau dalam kata lain membeli mobil tersebut dengan harga pasaran. Jika masih ada sisa uang dari pelunasan kepada pihak leasing, maka uang tersebut akan diberikan kepada pemilik mobil.

Dealer mobil bekas Syariah MobilindoDealer mobil bekas Syariah Mobilindo Foto: Muhammad Zaky Fauzi Azhar / 20detik

"Tergantung case-nya. Kalau harganya masih di bawah pasaran, contoh harga mobil Rp 100 Juta, utangnya masih Rp 50 Juta, yang Rp 50 Juta dia pegang. Sekarang kan di sini masih awam, ternyata masih banyak orang yang enggak tau mengenai ini. Ada yang harga mobilnya masih Rp 100 Juta, pokok utangnya Rp 50 Juta itu dikasih aja ke leasing," papar Martin.

"Kecuali belinya di sini, masih ada di atas dua tahun itu bisa kita pakai cara yang kedua, yaitu caranya kita take-over resmi. Walaupun pokok utangnya masih telalu besar dibandingkan harga mobil, itu kan kita kasih solusi yang kedua. Yang penting namanya dia tetap bagus. Karena kalau udah jelek, kasian," lanjutnya.

Tentunya, selain dapat membantu menyelesaikan permasalahan kredit, Syariah Mobilindo saat ini juga menjual berbagai mobil bekas yang cukup populer di pasaran. Rata-rata harga mobil bekas yang mereka jual berkisar di Rp 100 hingga Rp 200 jutaan. Sedangkan untuk lokasinya, Syariah Mobilindo berdomisili di Jalan Pendidikan, Rawa Kalong, Kabupaten Bogor. Namun Syariah Mobilindo mengatakan bisa melayani pembeli dari luar daerah.

(mhg/din)