Mobil Juga Punya Black Box, Ini Data yang Terekam

Tim detikcom - detikOto
Jumat, 19 Nov 2021 14:09 WIB
Polisi memeriksa mobil Vanessa Angel di kantor Satlantas Polres Jombang. Pemeriksaan ini untuk mengungkap penyebab kecelakaan tersebut.
Black box mobil Vanessa Angel dikirim ke Jepang. Foto: Enggran Eko Budianto
Jakarta -

Black box pada mobil Pajero Sport milik Vanessa Angel dikirim ke Mitsubishi Jepang. Kapolres Jombang AKBP Moh Nurhidayat mengatakan perekam data pada mobil Vanessa Angel telah dikirim Mitsubishi Jepang. Perekam data terdapat pada electronic control unit (ECU) mobil.

"Terkait pencatatan kejadian, bahasanya black box itu hasil koordinasi awal butuh waktu kurang lebih satu minggu. Masih dikoordinasikan dengan di negara asalnya di Jepang," kata Nurhidayat kepada wartawan di Mapolres Jombang, Jalan KH Wahid Hasyim, Kamis (18/11/2021).

Menurutnya, 'black box' pada mobil Vanessa Angel tersebut memuat data kondisi kendaraan saat kecelakaan terjadi di Tol Jombang. "Kami ingin tahu terkait peristiwa pengereman, berfungsinya onderdil-onderdil, terkait pencatatan kecepatan. Menurut informasi itu bisa kami dapatkan," ujarnya.

Mobil-mobil saat ini memang sudah dilengkapi dengan perangkat semacam black box. Di beberapa negara, black box itu disebut sebagai event data recorders (EDR). EDR ini membantu penyelidik memecahkan misteri kecelakaan yang melibatkan kendaraan di darat.

Dikutip dari Consumer Report, black box atau event data recorder ini melacak data kendaraan seperti kecepatan, akselerasi, pengereman, pergerakan setir, hingga airbag yang mengembang sebelum, selama dan setelah kecelakaan.

Insurance Institute for Highway Safety (IIHS) mengatakan semua mobil saat ini memiliki EDR atau black box. Tapi, data yang dikumpulkan berbeda-beda menurut produsen mobil dan beberapa perusahaan membuatnya lebih mudah mengambil data dibanding yang lain.

Badan Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional Amerika Serikat (NHTSA) mensyaratkan EDR atau black box di semua kendaraan penumpang ringan. Setidaknya ada 15 data yang harus terekam pada black box mobil, antara lain:

  • Gaya tabrakan depan dan samping
  • Durasi kecelakaan
  • Kecepatan kendaraan
  • Posisi akselerator
  • RPM mesin
  • Aplikasi rem dan aktivasi ABS
  • Sudut roda kemudi
  • Keterlibatan fitur stability control
  • Sudut guling kendaraan, jika terjadi kecelakaan mobil terguling
  • Berapa kali kendaraan dinyalakan
  • Penggunaan sabuk pengaman pengemudi dan penumpang depan
  • Pengembangan kantong udara (airbag), kecepatan, dan kesalahan yang terjadi pada airbag
  • Posisi kursi depan
  • Klasifikasi penghuni mobil (dewasa/anak-anak)
  • Jumlah tabrakan (satu atau lebih benturan selama peristiwa tabrakan terakhir)

Sebagai catatan, black box pada mobil berbeda dengan black box pesawat yang memuat data Cockpit Voice Recorder (CVR) dan Flight Data Recorder (FDR). Black box mobil umumnya tidak memuat data semacam CVR. Tapi, ada juga mobil yang memiliki car-DVR (car digital video recorder) atau dashboard camera (dashcam). Dashcam ini bisa dibeli secara terpisah.

Dashcam adalah kamera yang terpasang di dalam mobil untuk terus-menerus merekam kejadian di sekitar kendaraan. Kamera ini umumnya menyorot bagian depan kendaraan dan terkadang ada juga yang dipasang menghadap belakang. Data yang terekam pada kamera dasbor tidak hanya gambar video, ada juga data berupa kecepatan, waktu, bahkan perekam suara untuk mengetahui percakapan di dalam kabin.



Simak Video "Kata Polisi soal Kecelakaan yang dialami Vanessa Angel dan Suami"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)