Black Box Pajero Vanessa Angel Dikirim ke Jepang, Teknologi 'Kotak Hitam' Mobil Sudah Lama Ada

Tim detikcom - detikOto
Jumat, 19 Nov 2021 10:53 WIB
Polisi memeriksa mobil Vanessa Angel di kantor Satlantas Polres Jombang. Pemeriksaan ini untuk mengungkap penyebab kecelakaan tersebut.
Polisi mengirim black box pada mobil Vanessa Angel ke Mitsubishi Jepang. Foto: Enggran Eko Budianto
Jakarta -

Kapolres Jombang AKBP Moh Nurhidayat mengatakan pihaknya mengirim 'black box' yang ada di mobil Vanessa Angel ke pihak Mitsubishi Jepang. Memangnya mobil punya black box?

"Terkait pencatatan kejadian, bahasanya black box itu hasil koordinasi awal butuh waktu kurang lebih satu minggu. Masih dikoordinasikan dengan di negara asalnya di Jepang," kata Nurhidayat kepada wartawan di Mapolres Jombang, Jalan KH Wahid Hasyim, Kamis (18/11/2021).

Hidayat menjelaskan, 'black box' pada mobil mendiang Vanessa Angel tersebut juga memuat data kondisi kendaraan saat kecelakaan terjadi di Tol Jombang. "Kami ingin tahu terkait peristiwa pengereman, berfungsinya onderdil-onderdil, terkait pencatatan kecepatan. Menurut informasi itu bisa kami dapatkan," terang Nurhidayat.

Black box merupakan perangkat perekam data yang umumnya ada di pesawat. Jangan heran, mobil juga punya perekam data semacam black box yang terdapat pada electronic control unit (ECU) mobil.

Di beberapa negara seperti Amerika Serikat, black box menjadi komponen yang umum digunakan pada mobil. Di sana, black box untuk mobil disebut event data recorders (EDR). EDR ini melacak segala sesuatu ketika mobil terlibat kecelakaan.

Penggunaan kotak black box di mobil dimulai sejak 27 tahun lalu, tepatnya tahun 1994. Kala itu, kotak hitam dipakai di mobil-mobil Cadillac, Buick, Chevrolet dan Pontiac untuk membantu pabrikan mempelajari bagaimana mobil mereka terlibat kecelakaan.

EDR generasi pertama hanya merekam beberapa data seperti apakah airbag mengembang ketika kecelakaan. Kini, Badan Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Amerika Serikat (NHTSA) mewajibkan mobil harus bisa merekam 15 variabel.

Informasi termasuk kecepatan kendaraan, posisi gas, waktu airbag mengembang, apakah rem ditekan, apakah sabuk pengaman dipakai, putaran mesin, sudut setir dan banyak lagi terekam dalam black box di mobil. Produsen mobil juga bisa menambahkan 30 data tambahan yang bisa direkam di black box dalam mobil. Termasuk GPS, video dan audio.

Black box merekam berbagai faktor lainnya seperti sekitar 20 detik sebelum kecelakaan, selama kecelakaan dan 20 detik setelahnya. Mengumpulkan informasi ini dapat membantu produsen kendaraan mengetahui apakah kecelakaan itu disebabkan oleh kesalahan manusia yang dapat dicegah atau kegagalan mekanis pada sistem mobil mereka.

Black box pada mobil berbeda dengan black box pada pesawat yang memuat Cockpit Voice Recorder (CVR) dan Flight Data Recorder (FDR). Black box mobil umumnya tidak memuat data semacam CVR. Tapi, ada juga mobil yang memiliki dashboard camera (dashcam).

Dashcam adalah kamera yang terpasang di dalam mobil untuk terus-menerus merekam kejadian di sekitar kendaraan. Kamera ini umumnya menyorot bagian depan kendaraan dan terkadang ada juga yang dipasang menghadap belakang. Data yang terekam pada kamera dasbor tidak hanya gambar video, ada juga data berupa kecepatan, waktu, bahkan perekam suara untuk mengetahui percakapan di dalam kabin.



Simak Video "'Robot Bawah Laut' Dikerahkan, Cari CVR Sriwijaya Air SJ182"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)