Kolaborasi Mobil Listrik Pertama Toyota-Subaru, 0-100 km/jam Cuma Butuh 7,7 Detik

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Sabtu, 30 Okt 2021 20:11 WIB
Toyota bZ4X
Ilustrasi Toyota bZ4X Foto: doc. Toyota
Jakarta -

Toyota dan Subaru menyiapkan crossover listrik dengan nama Toyota bZ4X. Setelah menayangkan foto-foto mobil listrik Toyota bZ4X pada April lalu, kini Toyota memberikan informasi lebih detail mengenai SUV medium bertenaga listrik tersebut.

Mobil listrik murni pertama Toyota ini diperkirakan bakal meluncur pada pertengahan 2022. Mobil ini menggunakan platform e-TNGA dengan penggerak FWD dan AWD.

Toyota bZ4X yang ditunjukkan dalam gambar mempertahankan desain mobil konsep yang terinspirasi dari hiu martil. Desainnya tampak sudah siap produksi.

Mobil listrik ini akan dibekali baterai lithium-ion 355 Volt dengan kapasitas 71,4 kWh. Baterainya ditanam di bawah lantai dan memiliki pengontrol suhu untuk efisiensi. Sekali isi penuh baterai, mobil listrik ini bisa menjangkau jarak hingga 500 km untuk tipe FWD dan 460 km untuk tipe AWD. Baterai mendukung pengisian daya AC hingga 6,6 kW dan pengisian daya DC hingga 150 kW yang mampu mengisi daya 80 persen dalam 30 menit.

Toyota mengklaim kapasitas baterai akan tetap 90 persen dari kondisi awal setelah 10 tahun penggunaan atau 240.000 km. Pada saat yang sama, terdapat keamanan sel baterai tingkat tinggi termasuk pemantauan tegangan, arus, dan suhu baterai yang berlebihan, penghapusan kontaminasi ditambah pendingin dengan resistansi tinggi.

Toyota bZ4XToyota bZ4X Foto: doc. Toyota

Dalam hal tenaga, Toyota bZ4X FWD hadir dengan motor listrik tunggal yang dipasang di depan. Motor listrik itu bisa menghasilkan tenaga hingga 201 daya kuda. Akselerasi 0-100 km/jam bisa ditempuh dalam 8,4 detik.

Sementara varian AWD dibekali dua motor listrik di depan dan belakang. Masing-masing bisa menghasilkan 107 daya kuda dengan output gabungan 215 daya kuda. Meski 85 kg lebih berat, Toyota bZ4X AWD bisa berakselerasi lebih cepat, 0-100 km/jam dalam 7,7 detik.

Platform e-TNGA yang merupakan arsitektur khusus mobil listrik berbasis baterai pertama Toyota yang dikembangkan bersama dengan Subaru, menghadirkan pusat gravitasi yang rendah dan kekakuan yang lebih besar. Toyota mengklaim bahwa mereka mengejar performa off-road yang diperlukan untuk SUV. Namun, pengalaman berkendara di jalan raya juga dipertahankan berkat nuansa steering yang ditingkatkan dan pengaturan sasis. Suspensi terdiri dari pegas koil tipe strut di depan dan pegas koil tipe wishbone ganda di belakang.

BZ4X memiliki panjang 4.690 mm, lebar 1.860 mm, dan tinggi 1.650 mm dengan jarak sumbu roda 2.850 mm. Ini membuatnya sedikit lebih panjang dari RAV4 dengan jarak sumbu roda yang identik dengan Highlander.

Beralih ke interior dashbornya dicirikan oleh panel instrumen digital yang diposisikan dekat dengan kaca depan. Terdapat layar sentuh besar di tengah yang menggabungkan sistem hiburan terbaru Toyota. Toyota menekankan pada peredaman suara dengan kaca khusus dan pengurangan kebisingan angin untuk perjalanan yang tenang.

Toyota bZ4XToyota bZ4X Foto: doc. Toyota

Ada paket opsional panoramic roof dan atap panel surya. BZ4X dengan atap panel surya bisa menghasilkan daya listrik untuk menjangkau jarak 1.800 km per tahun.

Mobil tersebut akan mendapatkan paket Toyota Safety Sense terbaru, termasuk sistem Toyota Advanced Park. Perangkat keras juga ditingkatkan dengan jangkauan deteksi yang lebih luas oleh radar gelombang milimeter dan kamera monokular.

Toyota bZ4X akan diluncurkan di seluruh dunia pada pertengahan tahun 2022, diikuti oleh tiga model full elektrik yang ditampilkan dalam video resmi. Pada tahun 2025, keluarga bZ akan mencakup tujuh model.



Simak Video "Bakal Dipakai KTT G20, Mobil Listrik Toyota bZ4X Malah Kena Recall"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/lth)