Tes Daihatsu Rocky 1.2: Tetap Asyik Tanpa Turbo

Muhammad Hafizh Gemilang - detikOto
Rabu, 06 Okt 2021 07:13 WIB
Daihatsu Rocky
Menjajal Daihatsu Rocky 1.2 yang minus turbo (Luthfi Anshori/detikOto)
Jakarta -

Kami redaksi detikOto berkesempatan mencoba Daihatsu Rocky bermesin 1.200 cc tanpa turbo. Terasa ada perbedaan dibanding Rocky Rocky 1.0, meski tanpa turbo ternyata masih tetap terasa asyik.

Sejak Rocky diluncurkan pada Juni 2021 lalu, PT Astra Daihatsu Motor (ADM) akhirnya mengundang detikOto untuk menjajal Daihatsu Rocky bermesin 1.200 cc tanpa turbo. Kami menjajal mobil baru ini di Test Course R&D Center (Research and Development) PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Karawang, Jawa Barat. Lantas seperti apa impresi berkendara Daihatsu Rocky 1.2 ini?

Performa Mesin Rocky 1.2

Ini adalah kencan pertama detikOto dengan Daihatsu Rocky tanpa turbo. Sebelumnya kami pernah tes Daihatsu Rocky 1.0 CVT ASA, sehingga kurang-lebih kami dapat mengkomparasi bagaimana impresi dari kedua mesin ini.

Sesuai dugaan awal kami, mesin normally aspirated atau non-turbo dari Daihatsu Rocky 1.200 cc ini memang lebih terkesan natural. Tarikan mesin lebih terasa linear, tanpa ada rasa 'khas' Turbo lag di mesin 1.0L Turbo.

Penyaluran tenaga mesinnya terasa natural dari tarikan bawah, tengah, hingga tarikan atasnya. Khas mesin long stroke, Rocky 1.200 cc ini memang terasa menyenangkan di tarikan bawah ke tengah. Namun di tarikan tengah ke atas, Rocky ini terasa kehabisan nafas.

Menariknya, Daihatsu Rocky 1.200 cc tiga silinder ini hadir dengan getaran yang minim bahkan hampir tak terasa. Ketika mobil idle ataupun dibawa meraung hingga putaran mesin tengah, getaran terasa tipis sekali.

Daihatsu RockyDaihatsu Rocky Foto: Luthfi Anshori/detikOto

Nah! Ketika di putaran atas, memang masih ada getaran minim khas mesin tiga silinder yang muncul, tapi menurut kami ini sangat tidak mengganggu. Daihatsu mengklaim, sejumlah ubahan dan rekayasa mesin di Rocky 1.200 cc ini yang membuatnya menjadi lebih canggih dan hadir dengan getaran yang minim.

Kami sempat menjajal Rocky 1.200 cc melibas tanjakan curam dan berhenti di tengahnya. Dengan mobil diisi penuh lima penumpang dewasa, ternyata Rocky 1.200 cc secara effort less dapat dengan mudah menaklukannya. Menurut kami ini adalah hal baik, mengingat jalanan Indonesia yang tak terduga dan bukan tidak mungkin pengendara Rocky dengan muatan penuh menemukan situasi seperti ini.

Hanya saja ketika berhenti ditanjakan, lalu mencoba melanjutkannya, ada suara kasar dan getaran yang terasa cukup mengganggu. Namun pihak Daihatsu memastikan, getaran tersebut masih dalam tahap wajar dan termasuk yang paling 'mulus' dibanding dengan rival-rivalnya.

Daihatsu juga mengklaim, Rocky 1.200 cc ini lebih irit dan efisien dibandingkan dengan Rocky 1.000 cc turbo. Hal ini disebabkan oleh transmisi dual CVT yang mereka gunakan. Sederhananya, ketika di putaran mesin rendah mobil akan melaju dengan belt dan di putaran tinggi fungsi belt berganti ke gear.

Secara umum, Daihatsu Rocky 1.200 cc ini sangat menyenangkan untuk dites di area Test Course R&D Center Daihatsu. Mesinnya terasa halus namun bertenaga.

Menurut kami bagi pecinta mesin Naturally Aspirated atau sekadar ingin Rocky dengan budget lebih 'murah', jelas Rocky 1.200 cc sangat layak buat menjadi pilihan.

Handling Rocky 1.0

Daihatsu Rocky 1.200 cc dan 1.000 cc turbo, hanya berbeda dari segi harga, varian, dan juga mesin. Sehingga untuk impresi pengendalian atau handling-nya jelas sama dengan yang pernah kami coba.

Hadir dengan platform terbaru yang dijuluki dengan Daihatsu New Global Architecture (DNGA), secaram umum Rocky ini sangat asyik dibawa berkendara di kondisi sehari-hari. Terlebih, karena riset yang dilakukan Daihatsu untuk Rocky ini memang difokuskan untuk jalanan Indonesia.

Sasis terasa rigid, namun tetap fleksibel. Memang sebagai sebuah compact SUV yang punya dimensi tinggi, gejala limbung atau body roll tentu terasa. Khususnya ketika dibawa bermanuver atau menikung dalam kecepatan tinggi.

Melewati jalan yang bergelombang, Rocky terasa tetap stabil dan anteng. Menghajar jalanan jelek atau tidak rata, bantingan mobil ini terasa empuk dan menyenangkan. Sehingga mobil ini cocok sekali dipakai untuk kebutuhan harian.



Simak Video "Meski Lebih Canggih-Irit, Mesin Daihatsu Rocky Tak Diplot Untuk Ayla"
[Gambas:Video 20detik]
(mhg/din)