Mobil Listrik Murah Meriah Wuling Dijajal Luhut, Jadi Nih Dijual di Indonesia?

Tim detikcom - detikOto
Jumat, 01 Okt 2021 12:29 WIB
Luhut lihat pabrik dan uji coba mobil listrik Wuling
Foto: dok. Wuling Indonesia. Menko Marves Luhut lihat pabrik dan uji coba mobil listrik Wuling.
Jakarta -

Menteri Koordinasi Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan, berkesempatan mencoba mobil listrik murah, yakni Wuling Mini EV di pabrik Wuling Motors (Wuling) yang berlokasi di Cikarang, Jawa Barat, Kamis (30/9). Sinyal mobil ini akan dijual di Indonesia pun semakin kuat.

Menko Luhut bersama Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, serta Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin melakukan kunjungan ke pabrik Wuling kemarin. Kedatangan mereka dalam rangka memberi dukungan kepada Wuling untuk memasuki era elektrifikasi kendaraan listrik di Tanah Air.

Setelah melakukan kunjungan ke area pabrik, Menko Marves dan Menkes mencoba pengalaman berkendara dengan mobil listrik Wuling di area terbatas dan dipandu oleh Vice President Wuling Motors, Arif Pramadana. Para Menteri mencoba dua kendaraan listrik Wuling, E100 dan Mini EV.

Kendati belum menyatakan secara gamblang mengenai rencana Wuling memproduksi mobil listrik murah di Indonesia, President Director Wuling Motors, Shi Guoyong, secara tersirat mengatakan bahwa Wuling memiliki komitmen kuat untuk mengembangkan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.

"Kami serius untuk membawa teknologi dan juga berinvestasi dalam rangka memasuki era elektrifikasi kendaraan. Tentunya, Wuling juga membutuhkan dukungan dari pemerintah untuk bersama-sama mengembangkan ekosistem EV di Indonesia," kata Guoyong, dalam keterangan resminya.

Dalam presentasinya, Guoyong memaparkan rencana ke depan perkembangan kendaraan listrik Wuling yang saat ini telah dipasarkan di Tiongkok dengan beserta ragam teknologi yang dimiliki oleh tiap-tiap lini, mulai dari E100, E200, E300, hingga Mini EV.

Khusus Mini EV telah mencetak pencapaian no 1 penjualan kendaraan listrik pada 2021 di China, dengan angka penjualan 200.000 unit (Januari-Juli 2021). Teknologi yang ada di platform GSEV tersebut disebut sesuai dengan kebutuhan pasar Indonesia.

Diberitakan sebelumnya, prinsipal SAIC-GM-Wuling berencana untuk meluncurkan beberapa mobil listriknya mulai 2022. Tidak cuma di China, mobil listrik Wuling itu akan diluncurkan di beberapa negara, salah satunya Indonesia. Wuling menyebut akan memperkenalkan mobil listrik dengan platform GSEV seperti Wuling Hongguang Mini EV.

"Mulai tahun 2022, kami akan meluncurkan beberapa model yang dibangun di atas GSEV secara bersamaan di pasar China dan luar negeri," kata Shao Jie, seorang eksekutif SAIC-GM-Wuling, seperti dikutip dari China Daily.

Shao tidak menginformasikan negara mana saja yang akan menjual mobil listrik mungil seperti Wuling Mini EV. Tapi, dia mengatakan Wuling dijadwalkan untuk memulai produksi mobil listrik dengan platform GSEV di Indonesia mulai akhir 2022.

Anak perusahaan SAIC-GM-Wuling di Indonesia juga membantu merancang standar dan kebijakan industri NEV (new energy vehicle). Sebab, Indonesia juga sedang mempercepat peralihannya menuju era elektrifikasi kendaraan.

"Kami akan berpartisipasi aktif dalam penyusunan kebijakan NEV dan standar industri yang relevan. Dan kami akan berbagi pengalaman kami di segmen ini dengan pemerintah Indonesia untuk mendorong pengembangan lokal segmen tersebut," kata Wuling dalam sebuah pernyataan.

(lua/din)