Kenapa Toyota Avanza Diproduksi di Pabrik Daihatsu?

Luthfi Anshori - detikOto
Senin, 27 Sep 2021 14:55 WIB
Avanza Generasi pertama tahun 2004
Sejak diluncurkan pada 2004 hingga saat ini, Toyota Avanza diproduksi di pabrik Daihatsu. Foto: Toyota
Jakarta -

Toyota Avanza tidak diproduksi di pabrik Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN). Mobil kembaran Daihatsu Xenia itu diproduksi oleh Astra Daihatsu Motor (ADM) sejak generasi pertamanya meluncur pada akhir 2003. Mengapa Avanza tidak dibuat di pabrik Toyota sendiri?

Sebagai informasi, Daihatsu merupakan anak perusahaan Toyota Motor Corporation (TMC). TMC memiliki saham mayoritas di Daihatsu. Maka tak heran jika Toyota dan Daihatsu di Indonesia bisa saling berkolaborasi membuat produk mobil kembar, dengan nama berbeda.

Marketing Director dan Corporate Planning & Communications Director ADM, Amelia Tjandra, menjelaskan alasan ditunjuknya fasilitas ADM untuk membuat Avanza. Menurut Amelia, Daihatsu memiliki kemampuan memproduksi mobil-mobil dengan harga terjangkau.

"ADM ditunjuk untuk memproduksi karena kami konsisten melayani pasar kendaraan dengan harga terjangkau di Indonesia, sehingga vendor-vendor sudah mengetahui struktur biayanya," kata perempuan yang akrab disapa Amel, dalam buku 17 Tahun Fenomena Avanza-Xenia di Indonesia: The Ultimate Low MPV in Industry karya M Syakur Usman.

Sejak 2003 hingga kini, ADM masih memproduksi mobil kembar Avanza dan Xenia. Kolaborasi tersebut memadukan Toyota Productions System (TPS) serta kekuatan Daihatsu sebagai low cost operation manufacturer di Indonesia.

Pada tahun 2003, rata-rata produksi mobil di pabrik ADM berkisar 80 ribu unit per tahun. Tiga tahun setelahnya, pabrik ADM total bisa memproduksi mobil sebanyak 200 ribu unit per tahun. Seiring perluasan pabrik, saat ini kapasitas produksi ADM tercatat sebesar 530 ribu unit per tahun.

Oiya, kendati Avanza diproduksi di pabrik Daihatsu, bukan berarti pihak Toyota tidak terlibat sama sekali. Di awal-awal pengembangan Avanza-Xenia, Joko Trisanyoto dan Ahmad Rizal (Toyota-Astra Motor), serta Chief Design and Engineering TMC, Kaoru Hasegawa, ikut dilibatkan dalam proyek ini.

"Konsep Avanza-Xenia dikembangkan bersama. Meski dikerjakan oleh Daihatsu, peran Toyota dominan, bahkan manajemen Toyota ikut menyetujui proyek ini dengan kode proyek T alpha," ungkap Joko, dikutip dari sumber yang sama.

Saat ini kerja sama ADM dan TAM pun semakin erat. Tak hanya memproduksi low MPV kembar, Avanza-Xenia, pabrik Daihatsu yang berlokasi di Karawang, Jawa Barat, juga turut memproduksi compact SUV kembar, Toyota Raize dan Daihatsu Rocky.

(lua/lth)