Lamborghini Hotman Paris Masuk Bengkel Gara-gara Nganggur, Kok Bisa?

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Senin, 27 Sep 2021 14:25 WIB
Hotman Paris bersama mobil mewahnya
Hotman Paris bersama mobil mewah Lamborghini. Foto: (Dok Instagram Hotman Paris).
Jakarta -

Karena pandemi COVID-19, banyak orang yang lebih memilih di rumah saja. Alhasil, mobil jadi jarang dipakai. Meski jarang dipakai, mobil juga perlu perawatan.

Hotman Paris mengunggah video mobil Lamborghini Huracan berkelir oranye miliknya yang harus dibawa ke bengkel. Soalnya, mobil itu jarang dipakai selama pandemi.

"Malas naik mobil mewah selama pandemic! Kelamaan nganggur akibatnya si Lambo harus masuk bengkel," tulis Hotman Paris di akun Instagramnya.

[Gambas:Instagram]

Menurut Rudy Salim CEO Prestige Motorcars yang merupakan salah satu importir umum mobil mewah termasuk Lamborghini, setiap mobil perlu perawatan rutin walaupun jarang dipakai. Itu juga termasuk mobil Lamborghini yang perlu dilakukan perawatan meski tidak dipakai.

"Perawatan dasar seperti penggantian oli mesin maupun transmisi berikut pengecekan seluruh cairan atau minyak lainnya pada setiap komponen sudah ditentukan rentang waktunya," kata Rudy kepada detikcom, Senin (27/9/2021).

Rudy mengatakan, Lamborghini memiliki aturan servis. Dalam waktu satu tahun sekali, mobil harus diservis yang meliputi penggantian oli dan pengecekan total.

Rudy menyarankan, untuk mobil mewah seperti Lamborghini yang jarang dipakai perlu dilakukan perawatan terutama menjaga kebersihan.

"Menjaga kebersihan mobil juga penting dengan melakukan detailing, kotoran yang dibiarkan dapat menyebabkan kerusakan pada komponen mobil," katanya. Membersihkan mobil bisa dilakukan sendiri.

Saran Rudy lagi, merawat mobil yang jarang digunakan jangan hanya memanaskan mesin, tapi juga bawa jalan walaupun hanya di dalam komplek perumahan. Pastikan pula kondisi tempat parkir dalam suhu normal, tidak kepanasan maupun lembab.

"Lebih baik lagi dengan mengundang ahli untuk merawat mobilnya. Pertama bisa datangkan home check up seperti program yang workshop kita sediakan. Program ini nyaris seperti kalau kita general check up di bengkel namun lebih simple. Diutamakan diagnostic untuk komponen elektrikal yang tentu bisa membaca kondisi mesin mobil juga. Pengecekan juga termasuk untuk kebutuhan dasar cairan-cairan pendingin maupun oli pada mesin ataupun sistem pengereman. Kedua datangkan tim detailing agar kebersihan tetap terjaga secara menyeluruh," ucap Rudy.



Simak Video "Lamborghini Countach Resmi Hidup Lagi, Mobil Impian Anak 90-an"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/lth)