Mantul! Pabrik Mobil Listrik Hyundai di Cikarang Bisa Produksi 250.000 Kendaraan Setahun

M Luthfi Andika - detikOto
Rabu, 22 Sep 2021 15:27 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyambangi pabrik mobil Hyundai di Ulsan Korea Selatan. Jokowi sempat menandatangani salah satu mobil listrik Hyundai.
Ilustrasi pabrik Hyundai di Indonesia Foto: SelSylke Febrina Laucereno
Jakarta -

PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) pastikan pabrik akan mulai produksi pada akhir tahun 2021, dan saat ini pabrik sudah masuk tahap akhir. Tapi berapa banyak karyawan atau pekerja yang bakal diserap nih?

"Pembangunan pabrik hingga saat ini sudah sampai di tahap perampungan pengerjaan yang diharapkan akan selesai pada akhir tahun 2021," kata Chief Operating Officer PT Hyundai Motors Indonesia (HMID), Makmur.

Nantinya, lanjut Makmur, pabrik Hyundai akan memiliki kapasitas produksi maksimal sebesar 250.000 unit mobil per tahun.

"Setelah mulai resmi beroperasi, kapasitas produksi tahunan dari pabrik Hyundai di Indonesia diharapkan dapat mencapai 150,000 unit per tahun dan ditargetkan dapat mencapai 250,000 unit per tahun ketika mencapai kapasitas penuh," ujar Makmur.

"Terkait daya serap SDM ini, tentunya akan disesuaikan dengan rencana kerja dari Hyundai Motor Manufacturing Indonesia kedepannya. Yang jelas, melalui pembangunan pabrik ini diharapkan dapat turut mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia pada umumnya dan industri otomotif pada khususnya," Makmur menambahkan.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyambangi pabrik mobil Hyundai di Ulsan Korea Selatan. Jokowi sempat menandatangani salah satu mobil listrik Hyundai.Ilustrasi Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyambangi pabrik mobil Hyundai di Ulsan Korea Selatan. Jokowi sempat menandatangani salah satu mobil listrik Hyundai. Foto: SelSylke Febrina Laucereno

Diberitakan sebelumnya, Hyundai telah melakukan investasi sebesar 1,55 miliar dolar AS (sekitar Rp 21 triliun) untuk membangun pabrik mobil listrik di Indonesia. Setelah menandatangani kesepakatan pada 2019, pabrik tersebut langsung dikebut pembangunannya.

"Alhamdulillah tahap pertama mobil listrik yang kita tandatangani November 2019, mulai pembangunannya di 2020 sekalipun pandemi COVID-19. (Pada) 2022 bulan Mei paling lambat, insya Allah sudah produksi. Jadi mobilnya sudah paten. Jadi Insya Allah, (sudah) produksi kita," kata Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia, saat groundbreaking ceremony Hyundai Motor Group dan LG Energy Solution di Karawang, Jawa Barat, Rabu (15/9).

Pabrik mobil listrik bukan satu-satunya investasi yang dilakukan Hyundai di Indonesia. Perusahaan asal Korea Selatan itu juga membentuk konsorsium untuk membangun pabrik sel baterai kendaraan listrik.



Simak Video "Punya Pabrik di RI, Harga Mobil Listrik Hyundai Bakal Lebih Murah?"
[Gambas:Video 20detik]
(lth/din)