Idling Stop Bikin Terios Sering Mati-Hidup Otomatis, Aki Bisa Tekor Gak Tuh?

Luthfi Anshori - detikOto
Sabtu, 18 Sep 2021 11:49 WIB
Jakarta -

Daihatsu Terios 2021 hadir dengan penambahan fitur Eco Idle atau sering disebut Idling Stop. Fitur ini akan membuat mesin mati dan hidup secara otomatis ketika mobil sedang berhenti di lampu merah dan saat mengalami kemacetan lalu lintas. Pertanyaannya, ketika mobil sering mati-hidup otomatis, apakah battery atau aki kendaraannya aman?

Disampaikan Head, Test & Validation Division, Research & Development Directorate PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Yasuo Sahashi, Daihatsu Terios terbaru telah menggunakan arus listrik yang lebih besar dari Terios versi sebelumnya. Sahashi mengimbau agar konsumen tidak perlu khawatir kalau-kalau aki mobilnya rusak gara-gara fitur Eco Idle tersebut.

"Apakah ada efeknya ke performa baterai (aki)? Kita sudah pastikan, walaupun mesin (akan) mati-nyala, mati-nyala berulang kali, tidak akan berefek ke performa baterai," kata Sahashi, di Kantor Pusat ADM, Sunter, Jakarta Utara, Jumat (17/9/2021).

Fitur Eco Idle di Daihatsu Terios 2021Fitur Eco Idle di Daihatsu Terios 2021 Foto: Luthfi Anshori/detikcom

Ditambahkan R&D Product Planning Division Head ADM, Anjar Rosadi, Daihatsu Terios model improvement telah mendapatkan aki dengan ampere yang lebih besar dibanding model sebelumnya.

"Untuk di Terios improvement baterai yang digunakan mempunyai spesifikasi yang lebih tinggi. Kalau di Terios versi sebelumnya pakai aki yang tipe biasa. Khusus di Terios yang improvement ini pakai 45 ampere. Dan dia memiliki kemampuan quick charging dan deep charging," ungkap Anjar.

Sebagai informasi, Eco Idle merupakan sebuah teknologi yang dapat mematikan mesin secara otomatis saat mobil berhenti beberapa saat, tujuannya untuk meningkatkan efisiensi bahan bakar dan mengurangi polusi karena mesin tidak menyala saat tidak dibutuhkan. Teknologi ini diklaim bisa menghemat bahan bakar 5-10%.

Daihatsu Terios ImprovementDaihatsu Terios terbaru menggunakan aki dengan ampere yang lebih besar Foto: Luthfi Anshori/detikcom

Eco Idle bisa bekerja saat mobil berhenti dengan kondisi mesin menyala sekitar 3-5 detik. Nah saat mesin mati, kabin mobil tetap diusahakan dingin oleh sistem sensor komputer, dengan cara mengaktifkan blower.

"Temperatur kabin dikontrol kira-kira 22 derajat Celcius. Ketika mesin mati, komputer akan senantiasa menangkap dengan sensornya, begitu lewat dari 22 derajat Celcius, mesinnya akan menyala, otomatis AC akan nyala kembali," jelas Sahashi.

(lua/lth)