Suzuki Recall Jimny di Indonesia, Ini Potensi Masalahnya

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Jumat, 17 Sep 2021 11:47 WIB
Suzuki Jimny di Medan Offroad
Suzuki recall Jimny di Indonesia. Apa masalahnya? Foto: Luthfi Anshori
Jakarta -

PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mengumumkan kampanye recall untuk melakukan perbaikan Suzuki Jimny. Kampanye recall dan servis ini menjadi tanggung jawab PT SIS untuk memperbaiki Jimny yang diduga memiliki potensi masalah dan memastikan keselamatan konsumen.

Dalam siaran pers yang diterima detikcom, Jumat (17/9/2021), Suzuki akan melakukan recall terhadap 21 unit Jimny bertransmisi otomatis yang berpotensi mengalami masalah perembesan oli. Masalah tersebut dapat menyebabkan mobil tidak bisa dijalankan sampai mengancam keselamatan sehingga harus dilakukan perbaikan. Ke-21 unit Jimny tersebut diproduksi dari rentang waktu bulan Mei hingga Juni 2021.

Menurut Hariadi, Asst. to Service Dept. Head PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), terjadinya rembesan oli diduga karena adanya kesalahan saat perakitan yang menyebabkan oil seal terlipat.

"Setelah dilakukan pengecekan secara menyeluruh, kami menemukan potensi perembesan oli yang disebabkan posisi oil seal terlipat saat perakitan. Untuk itu, kami harus melakukan penarikan kembali beberapa unit Jimny untuk dilakukan perbaikan segera demi keselamatan konsumen," kata Hariadi.

Selama proses pengecekan, teknisi Suzuki akan membongkar transmisi untuk memastikan apakah terdapat perubahan bentuk atau perembesan. Jika ada, maka akan dilakukan penggantian Automatic Transmission Set. Namun, jika tidak ditemukan perubahan bentuk atau perembesan, teknisi hanya akan mengganti komponen washer set saat pemasangan kembali transmisi karena komponen tersebut merupakan non-reusable part.

Selain kampanye recall, Suzuki juga melakukan service campaign untuk Jimny. Kegiatan tersebut menyasar unit Jimny yang memerlukan perbaikan pada bagian door harness.

Potensi masalahnya, tekanan dari tekukan saat pembukaan/penutupan pintu pada bagian tengah kabel di dalam grommet berpotensi mengganggu fungsi beberapa fitur seperti power window dan central door lock. Suzuki menyebut, agar kenyamanan dan keamanan konsumen tetap terjaga, maka perlu dilakukan service campaign.

Total terdapat 1.540 unit Jimny yang termasuk ke dalam kegiatan tersebut. Itu terdiri dari 150 unit bertransmisi manual dan 1.390 bertansmisi otomatis. Seluruh unit Jimny tersebut diproduksi pada periode bulan Mei 2018 hingga Desember 2020.

Menurut Hariadi, dalam pelaksanaan program Product Quality Update ini, Suzuki akan langsung menghubungi semua pemilik Jimny yang terkena recall campaign maupun service campaign untuk datang ke bengkel resmi agar dapat segera dilakukan pemeriksaan. Hariadi juga memastikan konsumen tidak akan dikenakan biaya apapun.

"Melalui program ini, diharapkan Jimny milik konsumen tetap aman dan nyaman saat digunakan. Suzuki juga akan terus berupaya menjaga kualitas produk sehingga mampu meningkatkan kepuasan dan kepercayaan konsumen," tulis Suzuki dalam keterangan persnya.



Simak Video " Jimny Versi Murah Rilis, Suzuki Jimny Lite"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)