Suzuki Jimny Masih Bisa Dipesan di Dealer, Indennya 2 Tahun

Luthfi Anshori - detikOto
Jumat, 25 Jun 2021 17:40 WIB
Suzuki Jimny di Medan Offroad
Suzuki Jimny. (Luthfi Anshori/detikOto)
Jakarta -

Suzuki Jimny sudah disetop pemesanannya oleh PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) sejak akhir 2019 lalu. Namun setelah ditelusuri di salah satu dealer Suzuki di Jakarta, mobil SUV kompak ini ternyata masih bisa dipesan, tapi konsumen harus menunggu selama 1-2 tahun hingga mendapatkan unitnya.

SUV kompak 3 pintu Suzuki Jimny sukses memikat pasar Indonesia. Memiliki desain mengotak yang gagah, Jimny banyak dipesan pecinta otomotif Tanah Air, kendati masa indennya bisa sampai bertahun-tahun.

Selain sulit dimiliki karena masa tunggu yang lama dan pembatasan kuota, harga Suzuki Jimny ternyata terus mengalami kenaikan sejak awal dijual resmi. Saat ini, harga termurah Jimny dibanderol Rp 395 jutaan, sementara yang tertinggi harganya Rp 411 juta.

Lalu bagaimana dengan ketersediannya di pasar?

Pada akhir 2019 lalu, President Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) saat itu, Seiji Itayama, mengatakan jika keran pemesanan Suzuki Jimny sudah ditutup.

"Jadi bisa saya jawab, inden Jimny itu sudah setop. Karena kita sangat keberatan, konsumen taruh DP, diler tidak bisa jawab kapan konsumen akan dapat unitnya. Dan akhirnya kami putuskan beberapa waktu lalu, inden Jimny setop dulu, penerimaan SPK setop dulu. Kita sudah sampaikan ke diler," kata Itayama, waktu itu.

Setahun berselang, tepatnya pada akhir 2020 lalu, 4W Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Dony Saputra, juga mengatakan jika Suzuki Jimny masih ditutup keran pemesananya. Bahkan Dony juga sempat mengatakan jika inden Jimny bisa mencapai 10 tahun.

"Sebetulnya dari bulan September (2019) tahun lalu, kami sudah menutup keran untuk tambahan inden lagi, sampai sekarang belum buka lagi Surat Pemesanan Kendaraan (SPK)," kata Dony.

Lalu bagaimana dengan kondisi di dealer Suzuki sendiri? Apakah memang benar-benar sudah menutup keran pemesanan Jimny?

Menurut seorang wiraniaga di salah satu dealer Suzuki di Jakarta, Jimny masih bisa dipesan konsumen. Namun konsumen harus menunggu antara satu hingga dua tahun untuk menerima unitnya.

"Masih bisa (pesan Jimny). (Tapi) terakhir infonya, inden 1-2 tahun," kata wiraniaga tersebut, kepada detikOto, Jumat (25/6/2021).

Selain harus menunggu maksimal selama dua tahun, konsumen Jimny juga harus membeli secara tunai alias cash, dengan membayar separuh harga on the road Jimny.

"(Harus) full cash dan DP 50%. DP 50% itu misalnya, harga OTR mobil itu Rp 100 juta, maka harus bayar DP Rp 50 juta untuk pemesanannya, gitu," ujarnya lagi. Artinya jika ada konsumen ingin membeli varian tertinggi Jimny seharga Rp 411 juta, maka dia harus membayar uang muka sebesar 205,5 juta.

Seperti dikutip dari situs resmi Suzuki Indonesia, harga Suzuki Jimny paling murah dibanderol Rp 395 jutaan, sementara yang paling mahal yakni Rp 411 juta. Berikut selengkapnya:

1. Jimny MT (Single Tone): Rp 395.500.000
2. Jimny AT (Single Tone): Rp 408.000.000
3. Jimny MT (Two Tone): Rp 398.500.000
4. Jimny AT (Two Tone): Rp 411.000.000.

(lua/din)