Pertama di Dunia, Rumah Baru di Negara Ini Wajib Punya Charger Mobil Listrik

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Selasa, 14 Sep 2021 18:55 WIB
Kawasan Kota Jababeka Cikarang akan memiliki stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU). Kehadiran SPKLU itu guna dukung Program Percepatan Mobil Listrik.
Pertama di dunia, Inggris wajibkan rumah baru punya charger mobil listrik. Foto: Grandyos Zafna
London -

Pemerintah Inggris memperkenalkan peraturan baru untuk mendukung penggunaan kendaraan ramah lingkungan. Peraturan baru itu mengharuskan semua rumah yang baru dibangun memiliki charger kendaraan listrik.

Dikutip Electrek, semua rumah dan kantor baru di Inggris harus memiliki perangkat pengisian daya pintar yang dapat mengisi daya kendaraan secara otomatis selama periode tidak sibuk. Selain rumah, kantor baru juga wajib memasang titik pengisian daya kendaraan listrik untuk setiap lima tempat parkir.

Undang-undang ini menjadikan Inggris sebagai negara pertama di dunia yang mewajibkan semua rumah baru memiliki pengisi daya kendaraan listrik. Kebijakan ini akan meningkatkan kepercayaan diri dalam membantu Inggris beralih dari mobil bensin ke kendaraan listrik.

Peraturan ini merupakan bagian dari gerakan untuk meningkatkan jumlah pengisi daya kendaraan listrik di Inggris. Terlebih, Negeri Ratu Elizabeth tersebut melarang kendaraan berbahan bakar fosil mulai 2030. Kewajiban rumah baru di Inggris harus memiliki charger kendaraan listrik diperkirakan dimulai pada 2022.

"Pengisian daya fleksibel di rumah dan di tempat kerja pada siang hari akan menjadi sangat penting untuk mendekarbonisasi tidak hanya transportasi tetapi juga seluruh sistem energi Inggris. Seperti efisiensi energi yang lebih baik, pemanas listrik dan tenaga surya pada 13,5 juta rumah - kami berharap untuk melihat semua ini sebagai bagian dari rencana untuk rumah baru juga." kata NNigel Pocklington, CEO perusahaan energi bersih Good Energy.

Sementara itu, Pemerintah Inggris mengumumkan aplikasi seluler yang didanai Badan Antariksa Inggris bernama EV8 Switch. Aplikasi itu berfungsi untuk menghitung jumlah uang yang dapat dihemat pengendara Inggris dengan beralih ke kendaraan listrik. Ada juga perincian tentang pengurangan emisi CO2 dan peningkatan kualitas udara yang dapat dilakukan dengan beralih ke kendaraan listrik.

Untuk mendukung penggunaan kendaraan listrik, Pemerintah Inggris akan menambah dana 50 juta poundsterling (Rp 987 miliar) untuk pemasangan titik pengisian kendaraan listrik. Inggris menargetkan, satu dari tujuh mobil yang dijual adalah kendaraan elektrifikasi plug-in hybrid dan mobil listrik berbasis baterai.



Simak Video "Wujud Mobil Listrik dari Opel: Imut-imut, Harganya Cuma Rp 108 Jutaan"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)