Trik Ngecas Mobil Listrik Biar Nggak Nunggu Kelamaan

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Senin, 06 Sep 2021 15:52 WIB
Hyundai Ioniq Tembus Jakarta-Bali
Mengisi baterai mobil listrik mungkin butuh waktu. Ini caranya biar menunggu pengisian baterai mobil listrik nggak lama. Foto: Grandyos Zafna Manase Mesah/Detik.com
Jakarta -

Mengisi ulang baterai mobil listrik di rumah mungkin membutuhkan waktu lama. Apalagi jika baterai benar-benar kosong. Untuk itu, ada triknya biar menunggu pengisian baterai mobil listrik tidak terasa.

Chief Operating Officer PT Hyundai Motors Indonesia (HMID), Makmur, mengatakan cara ngecas mobil listrik biar tidak menunggu lama adalah dengan mengubah kebiasaan. Jangan menunggu baterai mobil benar-benar habis baru dicas.

"Kita pulang malam, misalnya jam 9, colok, besok pagi penuh lagi. Dan lakukan itu setiap hari, itu makanya mengubah habit," kata Makmur saat ditemui di kawasan Kelapa Gading belum lama ini.

Makmur menyebut, ada kebiasaan yang membuat pengisian baterai lama. Kebiasaan yang dimaksud adalah menggunakan mobil listrik sampai baterainya habis dulu baru dicas.

"Kalau kita misalkan sehari jalan 100 km, berarti kalau mobil kita bisa tempuh 300 km berarti 3 hari habis, jangan dibiasakan tunggu 3 hari baru ngecas, setiap hari ngecas," ujar Makmur.

"Itu membantu kita kok dalam kehidupan. Bangun tidur pun ini udah ready," ujarnya.

Makmur juga mengatakan, saat ini menggunakan mobil listrik tak perlu khawatir lagi. Soalnya, stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) sudah tersebar di Indoensia. Bahkan, perjalanan dari Jakarta sampai Bali pun aman menggunakan mobil listrik.

"Orang nggak perlu khawatir lagi pakai EV (kendaraan listrik). Kita sudah siapkan charging station itu 103 dari Jakarta sampai Bali, dari Hyundai. Jadi kita taruh di mal-mal, kafe, hotel, restoran, termasuk di rest area," kata Makmur.

Saat mengakses Tol Trans Jawa, di beberapa rest area sudah ada fasilitas pengisian baterai kendaraan listrik. Jadi, menurut Makmur, dari Jakarta sampai Bali pun bisa ditempuh dengan mobil listrik. Yang penting, pengendara mobil listrik memperhatikan triknya, yaitu menyiapkan travel management.

"Yang penting satu, travel management. Sebelum kita jalan kita lihat di head unit (mobil bisa menempuh jarak) berapa ratus kilometer. Ada charging station di mana saja, jadi kita atur pemberhentian kita. Kita berhenti, duduk sebentar sekitar 1 jam istirahat (sambil ngecas) baru lanjut lagi," ucap Makmur.

Di beberapa mobil listrik, di head unit akan tertera perkiraan jarak yang bisa ditempuh dengan sisa baterai yang ada. Sebelum melakukan perjalanan, disarankan mengecek hal itu dan mencari lokasi SPKLU yang tersebar di rute perjalanan. Kamu juga sudah bisa mencari SPKLU di aplikasi Google Maps.



Simak Video "Wujud Mobil Listrik dari Opel: Imut-imut, Harganya Cuma Rp 108 Jutaan"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)