Dear Toyota, Ada Rencana Jual Yaris Jepang di Indonesia?

Ridwan Arifin - detikOto
Kamis, 17 Jun 2021 20:49 WIB
Toyota memperlihatkan Yaris model 2019 di Megaweb, Tokyo, Jepang, 23 Oktober 2019.
Toyota Yaris model Jepang Foto: Toyota
Jakarta -

Toyota Yaris yang dijual di Indonesia berbeda untuk pasar Eropa, Jepang, dan Australia. Yaris untuk pasar Jepang itu punya dimensi lebih kecil dari model yang ditawarkan di Indonesia namun bentuknya mirip-mirip dengan GR Yaris. Tapi adakah rencana Toyota menjual mobil Yaris tersebut ke Tanah Air?

Animo terhadap GR Yaris cukup besar di Tanah Air. Produksinya terbatas 25.000 unit di dunia, dan Indonesia hanya kebagian jatah 126 unit. Meski begitu, TAM menyebut lebih dari 470 konsumen yang memesan GR Yaris.

"GR Yaris memang lebih ke sports car oriented. Jadi ini adalah homologation model, dan ini adalah global model. Kalau Yaris yang biasa ini (non GR), region by region agak berbeda arahnya," kata Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor Anton Jimmi Suwandy, Kamis (17/6/2021).

Toyota Yaris 2019 di Megaweb, Tokyo, JepangToyota Yaris 2019 di Megaweb, Tokyo, Jepang Foto: Dadan Kuswaraharja

Anton menjelaskan desain mobil yang berbeda tergantung minat masing-masing negara. Selama ini, model Yaris untuk Indonesia dan Jepang memang selalu berbeda sejak sekitar tahun 2010. Yaris di Jepang sama modelnya untuk Eropa, sementara Yaris untuk Indonesia disebut Toyota sebagai Yaris Asia, model yang sama untuk Thailand dan beberapa negara di Asia.

PT. Toyota Astra Motor meluncurkan Yaris Terbaru, Selasa (8/9).PT. Toyota Astra Motor meluncurkan Yaris Terbaru, Selasa (8/9). Foto: Dok. Toyota Astra-Motor

"Saya pernah jelaskan juga beberapa tahun yang lalu, waktu Yaris Jepang keluar, kenapa beda? karena memang produk Yaris tersebut ditujukan kepada segmen atau negara yang beda dengan Indonesia kebutuhannya, jadi diluncurkan untuk segmen Jepang dan Eropa," kata Anton.

"Tapi kalau untuk Asia, Termasuk Indonesia, Thailand, dan sebagainya kita menggunakan platform yang berbeda, produk desain, dan size yang berbeda," sambung Anton.

Yaris yang ditawarkan di Indonesia punya ukuran yang lebih panjang yakni 4.145 mm, lebar 1.730 mm, dan tinggi 1.500 mm. Sedangkan Yaris di Jepang dan Eropa punya dimensi lebih ringkas, panjang 3.995 mm, lebar 1.805 mm, dan tinggi 1.455 mm. Tentu saja kelapangan yang ditawarkan lebih besar Yaris Asia.

Selain itu perbedaan juga terlihat dari platformnya. Yaris menggunakan platform Toyota New Global Architecture (TNGA) B, yang dijual untuk pasar Eropa, Jepang, dan Australia. Sedangkan model Yaris untuk Asia seperti di Indonesia dan Thailand berbeda, karena platform yang sama dengan Vios atau Yaris sedan.

Perbedaan juga terlihat dari sektor dapur pacu, untuk pasar Jepang, Toyota menawarkan pilihan mesin 1.000 cc 3 silinder dan 1.500 cc. Semua tipe Yaris hadir dengan penggerak roda depan. Yang menarik penggerak mobilnya bisa dibuat 4WD untuk traksi yang lebih sempurna untuk mobil dengan mesin 1.500 cc direct-shift CVT. Untuk sistem hybrid juga tersedia penggerak E-Four atau electric four wheel drive.

Sementara Yaris terbaru yang melantai di Indonesia, mempertahankan mesin 2NR-FE In-line 4 Cyl dengan 16 Valve DOHC berteknologi Dual VVT-i berkapasitas 1.496cc dengan power maksimum 107 ps di 6.000 rpm dan torsi maksimum 14,3 kgm di 4.200 rpm. Mesin ini dikombinasikan dengan pilihan transmisi manual 5-percepatan dan CVT 7-percepatan.

"Apakah akan berubah ke arah sana? pada saat ini tidak ada rencana, Jadi masih menggunakan Yaris platform sekarang, baru saja minor change (tahun lalu)," pungkas dia.



Simak Video "Diskon PPnBM 100% Diperpanjang, Segini Harga Mobil Baru Toyota"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/lth)