Mobil China Murah-murah, tapi Enggak Murahan, Kan?

M Luthfi Andika - detikOto
Sabtu, 13 Feb 2021 09:49 WIB
DFSK Glory i-Auto
DFSK dan Wuling mewakili produk mobil China di Indonesia (Team Detik.com)
Jakarta -

Bukan rahasia kalau mobil China di Indonesia memiliki harga jual yang lebih murah dibandingkan pabrikan lainnya. Padahal berbagai kelebihan dan kenyamanan yang diberikan relatif sama seperti mobil lainnya. Tapi produsen mobil China suka marah ga sih kalau dianggap sebagai mobil murah?

PR & Media Manager PT Sokonindo Automobile, Achmad Rofiqi menjelaskan anggapan mobil China sebagai mobil murah bukanlah masalah, karena DFSK terus coba memenuhi kebutuhan konsumen di Indonesia.

"Kami tidak terlalu memikirkan disebut mobil murah atau tidak. Bagi kami yang penting dan utama adalah menghadirkan kendaraan yang berkualitas dengan harga yang terjangkau bagi konsumen di Indonesia, sehingga semakin banyak orang yang bisa merasakan berkendara dengan kendaraan DFSK," kata Rifiqi dalam perbincangan dengan detikOto.

DFSK menjelaskan, meski memiliki harga yang murah bukan berarti menjadi mobil China jadi mobil murahan, seperti yang disampaikan CO-CEO Sokon, Alexander Barus, beberapa waktu yang lalu yang mengatakan ingin merubah image mobil China di Indonesia.

"Itulah konsumen kita selama ini, kita mau mengubah itu. Jadi uang itu saya bilang kita harus value for money," ujarnya kepada wartawan.

Pola pikir konsumen Indonesia terhadap mobil China itu menjadi salah satu fokus Sokon untuk menembus pasar roda empat di Indonesia. Untuk itu salah satu strateginya adalah dengan mengeluarkan garansi super hingga tujuh tahun.

Hal tersebut bertujuan juga untuk membuktikan bahwa mobil China tak seburuk apa yang dipikirkan selama ini. Jadi dengan garansi hingga tujuh tahun itu konsumen akan melihat bagaimana kualitas mobil dari Sokon, apakah garansi tujuh tahun tersebut akan terpakai karena Glory 580 yang notabennya mobil China dianggap punya kualitas kurang apik.

"Masalahnya dia kan nggak percaya kita, ini yang mau kita tanamkan sekarang. Kita bayar itu mahal lho kepercayaan itu," lanjut Barus waktu itu.



Simak Video "Mobil Listrik Wuling di Bawah Rp 100 Juta Sudah Masuk Indonesia?"
[Gambas:Video 20detik]
(lth/din)