Begini Kesibukan Produksi Mobil di Pabrik Esemka

Tim detikcom - detikOto
Rabu, 10 Feb 2021 09:06 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau pabrik mobil Esemka yang terletak di Boyolali, Jawa Tengah (Andhika-detikcm).
Foto: Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau pabrik mobil Esemka yang terletak di Boyolali, Jawa Tengah (Andhika-detikcom).
Jakarta -

Solo Manufaktur Kreasi (SMK/Esemka) setahun sudah meramaikan pasar otomotif sebagai merek nasional. Fasilitas produksi Esemka berada di Jl Raya Demangan KM 3,5 Sambi-Boyolali, Jawa Tengah, dan sudah diresmikan sejak 2019 lalu.

Kegiatan produksi mobil Esemka terus berlanjut. Melalui akun instagram resmi @esemkaindonesia dipamerkan bagaimana proses produksi Esemka Bima.

Dalam foto yang dibagikan Esemka, terlihat para pekerja yang merupakan lulusan Esemka, sedang merakit jeroan produk perdananya, Bima.

"Salah satu aktivitas produksi di PT Solo Manufaktur Kreasi ( ESEMKA) adalah perakitan mesin," tulis akun instagram Esemka, seperti dilihat detikcom, Rabu (10/2/2021).

"Beberapa karyawan pada lini produksi perakitan mesin di rekrut dari lulusan SMK yang berbasis teknis dari wilayah sekitar Boyolali dan Solo Raya."

"Dan sebagian lagi dari lulusan SMK seluruh Indonesia. Mereka adalah karyawan produksi yang terdidik dan terlatih di bidang nya sehingga dapat menghasilkan produk yang berkualitas," tambahnya lagi.

[Gambas:Instagram]



Dijelaskan lagi, foto-foto tersebut diambil sebelum pandemi. Humas PT SMK, Sabar Budi menerangkan aktivitas pabrik terdampak COVID-19. Dia mengatakan, aktivitas produksi berkurang drastis.

"Aktif per hari durasi 3 jam," kata Sabar kepada detikOto, Kamis (4/2/2021).

Mereka kerja cuma tiga jam, antara pukul 9 pagi sampai 12 siang. Karenanya, aktivitas produksi mobil Esemka pun turun 60%.

"Jelas ada efek (pandemi), kita turun hampir sekitar 60% lebih. Kan kita untuk keluarkan (penjualan unit) hanya habiskan stok saja," katanya.

"(Aktivitas) produksi kalau bahasa kami kan termasuk maintanance alat juga. Saat ini konsentrasinya produksinya malah nggak ada sih, cuma ngabisin stok aja," ujarnya.

"Kalau produksi sih mungkin ya hanya finishing production saja sih. Stok kita juga masih ada beberapa stok yang belum kita keluarkan," sambung Sabar.

Meski begitu, Esemka bertahan tanpa pemutusan hubungan kerja (PHK). Menurut Sabar, saat ini Esemka mempekerjakan sekitar 200 orang dan masih bertahan tanpa PHK.

"(Pekerja di pabrik Esemka) sekitar 200 orang. Pekerjaan perawatan equipment, produksi dan fasilitas," sebutnya.



Simak Video "Ramai di Medsos Prabowo Jajal Esemka"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/rgr)