Sambil Tunggu Pabrik Cikarang Jadi, Ini yang Dilakukan Hyundai di RI

Luthfi Anshori - detikOto
Jumat, 29 Jan 2021 10:44 WIB
Mobil listrik Hyundai
Mobil Hyundai yang baru diluncurkan di Indonesia. Foto: Luthfi Anshori/detikOto
Jakarta -

Pembangunan pabrik Hyundai di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, rampung akhir tahun 2021 ini. Sambil menunggu pabrik tersebut beroperasi penuh, ini rencana Hyundai di Indonesia.

Hyundai telah menggelontorkan investasi besar di Indonesia untuk menjadi basis produksinya di kawasan Asia Pasifik. Pabrikan asal Korea Selatan itu akan menanamkan modal sebesar US$ 1,5 miliar atau Rp 21,8 triliun.

Fasilitas pabrik Hyundai yang terletak di Cikarang diperkirakan rampung pembangunannya akhir tahun ini dan bisa beroperasi penuh mulai tahun depan.

"Akhir tahun ini (pabrik) baru jadi. Nanti untuk produk-produk luar (diproduksi) tahun depan semua," bilang Chief Operating Officer (COO) PT Hyundai Motors Indonesia (HMID), Makmur, di sela-sela acara media test drive Hyundai Palisade, Jakarta-Bogor.

Apakah pabrik Hyundai ini akan melakukan perakitan produk impor secara CKD atau menggandeng vendor lokal untuk menjalankan rantai produksinya? Menurut Makmur, hal itu tergantung dari rencana produksi Hyundai secara global. Sebab Hyundai memiliki pabrik di beberapa negara.

"Karena kita punya pabrik nggak hanya satu tempat kan. Jadi market secara dunia juga harus diatur. Kapasitas (produksi) masing-masing negara seperti apa, terus policy dari pemerintah mengenai perpajakan seperti apa," sambung Makmur.

pabrik hyundaipabrik hyundai Foto: Fuad Hasim/Tim Infografis

"Cuma memang kan selain pabrik bangun di sini, kantor regional Asia Pasifik kan juga ada di sini. Makanya pabrik di sini selain kita siapkan untuk kebutuhan lokal, kita juga siapkan untuk ekspor. Makanya kalau teman-teman tanya produk, saya belum bisa jawab, karena itu nanti rencana tahun depan," katanya lagi.

Beriringan dengan pembangunan pabrik, Hyundai Motors Indonesia juga sedang membangun infrastruktur lainnya berkaitan dengan layanan purnajual dan meningkatkan brand image Hyundai di Indonesia.

"Jadi yang kita targetkan tahun ini bukanlah unit (mobil yang terjual), tahun ini adalah tahun preparation bagi kita, itu untuk meningkatkan brand dari Hyundai itu sendiri. Kedua juga kita siapkan dari network. Tahun ini kita siapkan 100 jaringan dealer (3S)," kata Makmur.

"Dan untuk meningkatkan brand, kita berikan produk-produk global kita, yaitu pertama kita launch EV kan. Nah syukur pada saat kita kemarin launch EV, dengan kondisi kita baru starting operation, penerimaan masyarakat sudah sangat bagus. Terus yang kedua Palisade, mobil yang sangat premium dan flagship dari Hyundai, dengan harga yang sangat atraktif, itu respons masyarakat sudah sangat bagus. Kita sih surprise," tukasnya.



Simak Video "Siap-siap! Minivan Hyundai Staria Bakal Masuk Indonesia Tahun Ini"
[Gambas:Video 20detik]
(lua/rgr)