Toyota Optimistis 2021 Jadi Titik Balik Penjualan Mobil RI, Apa Alasannya?

M Luthfi Andika - detikOto
Senin, 18 Jan 2021 18:07 WIB
Logo mobil Toyota
Logo Toyota Foto: Dadan Kuswaraharja
Jakarta -

Toyota Astra Motor selaku Agen Pemegang Merek Toyota di Indonesia menatap optimistis 2021. Pabrikan asal Jepang ini yakin industri otomotif Tanah Air perlahan bangkit meski pandemi Corona. Tentu bukan tanpa alasan Toyota mengatakan demikian, karena menurut pabrikan raksasa asal Jepang pertumbuhan penjualan kendaraan sudah menuju normal sejak akhir tahun kemarin.

"Untuk 2021 dan melihat ke perjalanan 2020, rasanya kami cukup optimis. Di mana walaupun masih di bawah rata rata tahun 2019, tapi di kuartal 3 dan 4 sudah tampak ada recovery dari kuartal 2 yang efeknya cukup dalam di market. Harapannya ini juga terus positif di 2021 sehingga bisa segera kembali ke titik awal sebelum pandemi," kata Marketing Director PT Toyota Astra Motor (TAM), Anton Jimmy Suwandi.

Berbasarkan data Toyota, pada kuartal 1 Toyota membukukan penjualan ritel 66.599 unit, pada kuartal dua sejalan dengan efek dari COVID-19 penjualan Toyota turun cukup signifikan menjadi 26.366 unit atau minus 60,4% dibandingkan dengan kuartal satu,

Secara perlahan penjualan Toyota berangsur naik, terbukti pada kuartal ketiga Toyota membukukan sales 35.111 unit atau meningkat sebesar 33,2% dibandingkan dengan kuartal ke-2, bahkan di kuartal ke-4 meningkat signifikan menjadi 54.589 unit atau naik 55,5% dibandingkan kuartal ke-3.

Avanza-Veloz Sebangsa Mampir ke Pulau DewataIlustrasi Avanza-Veloz Sebangsa Mampir ke Pulau Dewata Foto: Luthfi Anshori/detikOto

Jika melihat dari model terlaris Toyota 2020, tercatat Avanza masih menduduki penjualan terbanyak Toyota di 2020 dengan terjual hingga 40.728 unit atau berkontribusi hingga 22,3% terhadap total Toyota. Posisi kedua jadi milik Toyota Rush dengan mampu terjual hingga 34.528 unit atau berkontribusi 18,9% terhadap total Toyota, dan posisi ke-3 jadi milik Toyota Kijang Innova 29.952 unit atau berkontribusi hingga 16,4% terhadap total penjualan Toyota.

Perolehan tahun 2020 dijelaskan oleh Anton tidak lepas dari langkah Toyota terus menstimulus pasar meski pandemi virus Corona. Toyota tetap memberikan support mobility kepada pelanggan diantaranya dengan merilis 13 mobil baru mulai dari low segmen, sport car, hingga pilihan elektrifikasi yang lengkap pada tahun 2020.

Selain itu Toyota juga terus memperkuat layanan digital agar tetap bisa menjangkau pelanggan secara online, dengan menghadirkan Chatbot, aplikasi mToyota, Halobeng, bahkan juga virtual expo. Tak lupa program-program yang inovatif seperti Spektakuler, Deal Cermat dan car subscription melalui Kinto juga terus diperkenalkan Toyota ke masyarakat.



Simak Video "Alasan Toyota Recall Mobil Innova dan Fortuner"
[Gambas:Video 20detik]
(lth/riar)