Tesla Resmi Jualan di India, Jadi Bikin Pabrik di Indonesia?

Tim detikcom - detikOto
Jumat, 15 Jan 2021 10:11 WIB
Logo Tesla
Ilustrasi logo Tesla Foto: REUTERS/Lucas
Jakarta -

Tesla dipastikan bakal menjual produknya di India tahun ini. Informasi itu diungkapkan oleh CEO Tesla Elon Musk dalam akun twitter pribadinya.

Perusahaan pembuat mobil listrik itu masuk ke India dengan mulai melakukan penjualan. Tesla juga tidak menutup kemungkinan untuk mendirikan pabrik perakitan.

"Seusai janji," cuit Elon Musk.

Cuitan Elon Musk itu menautkan posting blog di situs penggemar Tesla -- Tesmanian, yang mencatat bahwa mobil Tesla akan mahal untuk orang India tetapi mobil akan menjadi lebih terjangkau untuk kelas menengah negara itu ketika perusahaan mulai produksi di dalam negeri.

India sendiri sudah menyatakan ingin mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar minyak dan mengurangi polusi. Namun upaya India untuk mempromosikan kendaraan listrik sejauh ini terhalang oleh kurangnya investasi di bidang manufaktur dan infrastruktur seperti stasiun pengisian daya listrik.

Mobil listrik pertama yang akan diluncurkan di India adalah Model 3, yang merupakan varian termurah di antara kendaraan Tesla, dengan harga mulai dari US$ 74.739 (5,5 juta rupee India). Pemesanan untuk mobil Tesla di India mulai dibuka pada Januari mendatang.

Pada bulan Oktober, pemerintah Maharashtra telah mengundang Tesla ke negara bagian tersebut, beberapa minggu setelah Chief Executive Officer Elon Musk menyarankan untuk memasuki negara tersebut tahun 2021.

Kunjungan tim Tesla ke Indonesia mundur

Kunjungan tim Tesla ke Indonesia mengalami kemunduran jadwal. Rencananya, bulan Januari CEO Tesla Elon Musk akan menginstruksikan timnya untuk menyambangi Indonesia pada Januari 2021 sebagai tindak lanjut rencana investasi.

Namun, rencana tersebut kemungkinan akan mundur pada bulan Februari. Jodi Mahardi, Jubir Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, mengatakan tim Tesla tidak jadi berkunjung pada bulan Januari karena adanya kebijakan restriksi warga asing untuk masuk ke Indonesia.

Jodi menambahkan rencana kedatangan tim Tesla di bulan Februari pun masih akan melihat apakah kebijakan restriksi warga asing akan diperpanjang atau tidak.

"Ya rencananya menjadi awal Februari tapi tetap akan tergantung apakah kebijakan restriksi WNA berkunjung ke Indonesia masih berlaku atau tidak," kata Jodi kepada detikcom, Kamis (14/1/2021).



Simak Video "Membaca Dampak yang Timbul Usai Elon Musk Investasi ke Bitcoin"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/rgr)