Mobil Listrik Hyundai Resmi Jadi Kendaraan Operasional Pemprov Jabar

Luthfi Anshori - detikOto
Selasa, 29 Des 2020 17:37 WIB
Mobil listrik Hyundai resmi jadi kendaraan operasional Pemprov Jabar
Mobil listrik Hyundai resmi jadi kendaraan operasional Pemprov Jabar
Jakarta -

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) bakal menggunakan mobil listrik Hyundai sebagai kendaraan operasional. Pemprov Jabar resmi membeli 2 unit IONIQ Electric dan 1 unit KONA Electric.

Hari ini, Selasa (29/12), PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) resmi menyerahkan tiga unit mobil listrik tersebut kepada Gubernur Jawa Barat. Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan memanfaatkan mobil listrik murni untuk pertama kalinya.

"Ini adalah momen yang bersejarah. Saya sangat mengapresiasi serta mendukung inovasi berbasis teknologi khususnya mobil listrik dari Hyundai. Pada tahun 2021, kami akan mulai bertransformasi ke era listrik. Oleh karenanya, suatu kehormatan bagi saya untuk dapat mengajak dan menjadi contoh bagi warga kami di Jawa Barat untuk mulai beralih dari kendaraan berbahan bakar minyak menjadi kendaraan listrik," kata Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Mobil listrik Hyundai resmi jadi kendaraan operasional Pemprov JabarMobil listrik Hyundai resmi jadi kendaraan operasional Pemprov Jabar Foto: Hyundai

"Selain itu, kami juga ingin memberikan apresiasi atas investasi Hyundai di Cikarang, semoga dapat memberikan kontribusi lebih baik lagi bagi Indonesia. Sekali lagi, terima kasih atas dukungannya. Kami percaya, Hyundai akan sukses dengan produk mobil listriknya di Indonesia, serta sejalan dengan visi kami untuk menjadikan lebih banyak mobil yang ramah lingkungan di tahun-tahun mendatang," sambungnya.

Dengan menggunakan mobil listrik, Pemprov Jabar turut mendukung Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 tentang Program Percepatan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) untuk Transportasi Darat, sehingga untuk ke depannya diharapkan dapat terus menyukseskan program pemerintah dalam membangun ekosistem mobil listrik di Indonesia.

Presiden Direktur Hyundai Motors Indonesia, SungJong Ha yang turut hadir pada acara serah terima tersebut mengatakan, "Hari ini kami menyerahkan IONIQ Electric dan KONA Electric kepada Gubernur Jawa Barat, Bapak Ridwan Kamil. Ini merupakan pencapaian yang luar biasa bagi IONIQ Electric dan KONA Electric di Indonesia setelah diluncurkan pada November 2020. Hal ini juga merupakan bagian dari komitmen kami untuk berkolaborasi dengan inisiatif Pemerintah Indonesia dalam mempercepat ekosistem mobil listrik di Indonesia," katanya.

"Kami juga senang karena selain inisiatif dari Pemprov Jabar hari ini, kami juga telah menyaksikan komitmen lain dari Kementerian Perhubungan yang sudah dan akan memanfaatkan mobil listrik murni sebagai mobil operasionalnya di tahun depan. Kami berharap ke depannya akan semakin banyak lagi pemangku kepentingan yang akan mendukung ekosistem mobil listrik murni dalam mewujudkan mobilitas masa depan dan teknologi ramah lingkungan," tambah SungJong Ha.

Sebagai informasi, IONIQ Electric merupakan mobil berjenis sedan dengan teknologi terkini dan disebut cocok untuk masyarakat perkotaan. Jarak tempuh IONIQ Electric mencapai 373 km (berdasarkan NEDC[1]) dan 311 km (berdasarkan WLTP[2]) dalam sekali pengisian daya. Baterai mobil ini bisa diisi dalam 54 menit untuk pengisian nol hingga 80 persen, dengan menggunakan stasiun pengisian kendaraan listrik berkapasitas 100 kW.

Sementara KONA Electric, punya bentuk dan kontur sporty untuk tampilan modern dan berorientasi pada tampilan ramah lingkungan. Jarak tempuh KONA Electric mencapai 345 km (berdasarkan NEDC[3]) dan 289 km (berdasarkan WLTP[4]) dalam sekali pengisian daya. Pengisian daya penuh dapat dicapai dalam 54 menit dengan pengisian cepat (pengisian nol hingga 80 persen @ 100 kW).

Hyundai Motors Indonesia juga telah menyiapkan sejumlah program purna jual untuk IONIQ Electric dan KONA Electric, seperti:

1. Road Assistance yang siap menangani kendala pada kendaraan pelanggan dalam situasi darurat, gratis selama masa garansi

2. Layanan "Mobile Charging" secara gratis selama masa garansi (berlaku untuk area tertentu)

3. Biaya Perawatan secara gratis hingga 5 tahun / 75.000 km (salah satu yang tercapai lebih dulu)

4. Garansi Baterai Tegangan Tinggi 8 Tahun / 160.000 km (salah satu yang tercapai lebih dulu)

5. Garansi Dasar 3 Tahun / 100.000 Km (salah satu yang tercapai lebih dulu)

Selain itu, dalam rangka menunjang kendaraan listrik di Indonesia, saat ini terdapat beberapa Stasiun Pengisian Daya Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di Jakarta hingga Surabaya serta Bali dan Makassar. Lokasi-lokasi SPLKU di Jabodetabek antara lain PLN Distribusi Jakarta Raya Gambir, Mall Senayan City, Aeon Mall BSD City, TangCity Mall, Supermall Karawaci. Untuk di luar Jabodetabek, seperti PLN Gedung Sate Bandung, PLN ULP Denpasar, PLN ULP Embong Wungu Surabaya, dan PLN Rayon Mattoangin Makassar.



Simak Video "Mulai 2022, RI Siap Produksi 1.000 Mobil Listrik"
[Gambas:Video 20detik]
(lua/din)