Volkswagen Bikin Robot Keliling yang Bisa Ngecas Mobil Listrik

Ridwan Arifin - detikOto
Selasa, 29 Des 2020 12:15 WIB
robot mobile charging
Mobile Charging Robot Foto: Volkswagen
Jakarta -

Volkswagen memberikan preview singkat mengenai konsep mobile charging robot. Tak perlu repot-repot turun, semuanya terkendali otomatis.

Dicuplik Carscoops, Selasa (29/12/2020) Volkswagen baru-baru ini menunjukkan kepada dunia masa depan yang diimpikan, di mana robot dengan wajah digital berkeliaran di sekitar garasi parkir untuk mengisi daya EV.

Gagasan ini sudah dikemukakan Volkswagen pada awal tahun lalu, juga sudah dicetus pabrikan mobil listrik asal China AIWAYS. Robot pengisian daya VW akan ditugaskan untuk menawarkan pengisian daya otonom sepenuhnya ke mobil listrik.

"Infrastruktur pengisian daya yang ada di mana-mana tetap merupakan faktor kunci keberhasilan mobilitas listrik. Robot pengisian daya kami hanyalah salah satu dari beberapa pendekatan, tetapi tidak diragukan lagi merupakan salah satu yang paling visioner," ujar CEO VW Group Components, Thomas Schmall.

Robot dapat diberi daya melalui aplikasi atau menggunakan komunikasi Car-to-X yang akan mengarahkan dirinya sendiri ke kendaraan.

Nggak repot, seluruh proses berlangsung sepenuhnya otomatis. Robot dengan teknologi otonom yang belum memiliki nama ini akan menemukan mobil yang kehabisan baterai, memasang pengisi daya dan kemudian pindah ke kendaraan lain tanpa campur tangan manusia.

Dibekali dengan pengisian cepat arus DC, dan memiliki kapasitas listrik sebesar 25 kWh. Mobile charging robot bisa digunakan pengguna mobil listrik lain, sehingga beberapa kendaraan listrik bisa terlayani secara bersamaan.

[Gambas:Youtube]



Robot berkomunikasi dengan kendaraan secara langsung, membuka tutup soket pengisian daya untuk menghubungkan steker dan melepaskannya, dan seluruh proses pengisian berlangsung tanpa keterlibatan manusia apa pun selain dari aktivasi aplikasi di awal.

Untuk mengisi daya beberapa kendaraan pada saat yang bersamaan, robot bergerak menarik unit penyimpanan energi menuju ke kendaraan, menghubungkannya dan mengulangi proses tersebut untuk mengisi daya kendaraan lain. Setelah kendaraan diisi daya ke level yang telah dipilih sebelumnya oleh pengemudi melalui aplikasi ponsel, robot mengumpulkan unit penyimpanan energi seluler dan membawanya kembali ke stasiun pengisian daya pusat untuk di-charger kembali.

"Menyiapkan infrastruktur pengisian daya yang efisien untuk masa depan adalah tugas utama yang menantang seluruh sektor," kata Schmall.



Simak Video "Iklannya Berbau Rasis, Volkswagen Minta Maaf"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/din)