DFSK Glory 580 Digugat Konsumen karena Tak Kuat Nanjak, Segini Penjualan di Indonesia

Tim detikcom - detikOto
Jumat, 04 Des 2020 10:56 WIB
DFSK Glory 580
DFSK Glory 580 digugat konsumen, segini penjualannya di Indonesia Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta -

DFSK Glory 580 tengah menjadi sorotan lantaran tujuh konsumennya menggugat karena mobil dikeluhkan tidak kuat nanjak. Dua tahun sejak diluncurkan, bagaimana penjualan mobil yang dirakit di Kawasan Industri Modern Cikande, Serang ini?

DFSK Glory 580 resmi melantai di Indonesia Internasional Motor Show (IIMS) 2018. Mobil ini diketahui punya harga yang kompetitif dengan banderol jual Rp 245 jutaan hingga 508 jutaan.

Bisa disebut pabrikan China ini turut aktif meramaikan pasar otomotif Tanah Air dengan beragam amunisinya termasuk SUV. DFSK Glory 580 merupakan mobil SUV dari pabrikan China yang sudah dijual di Indonesia. DFSK saat ini menawarkan empat tipe DFSK Glory 580. Ada yang dilengkapi dengan mesin 1.500 cc turbo, dan mesin 1.800 cc. Untuk versi 1.500 cc turbo ada pilihan transmisi CVT dan manual 6 percepatan. Adapun yang dikeluhkan konsumen tak kuat menanjak adalah DFSK Glory 1.500 turbo CVT.

Lewat Glory 580, DFSK terang-terangan menantang Honda CR-V turbo. Itu bisa dilihat dari kapasitas mesin bertenaga turbo yang ditawarkan oleh DFSK pada Glory 580 sama dengan Honda CR-V turbo.

DFSK tampaknya masih kesulitan menembus pasar SUV 1.500cc turbo yang selama ini didominasi Honda CR-V. Bila melirik data wholesales (distribusi pabrik ke dealer) Gaikindo, di tahun pertamanya DFSK Glory 580 mampu membukukan angka 614 unit, capaian itu termasuk dengan penjualan DFSK Glory berkapasitas mesin 1.8 liternya.

Minat masyarakat DFSK Glory masih ada, namun jumlahnya menyusut dibanding tahun sebelumnya. Tahun 2019, DFSK Glory 580 hanya mampu membukukan angka 558 unit. Pun dengan tahun 2020, DFSK Glory 580 masih perlu pembuktian lagi. Meski diserang pandemi, DFSK Glory masih bisa terdistribusi 71 unit di sepanjang Januari-Oktober 2020.

Digugat Konsumen

Melalui kuasa hukumnya David Tobing, tujuh konsumen DFSK Glory 580 Turbo CVT 2018 menggugat PT Sokonindo Automobile dan enam pihak lainnya selaku dealer dan bengkel resmi DFSK. Gugatan teregister secara e-court (online) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dengan Nomor register: PN JKT.SEL-122020BS2 tanggal 3 Desember 2020.

Menurut David, konsumen telah melaporkan serta melakukan perbaikan di bengkel resmi DFSK. Namun, sampai saat ini mobil ketujuh konsumen itu masih mengalami kendala yang sama yaitu tidak kuat berjalan di tanjakan dan/atau saat berada di kemacetan yang menanjak (stop & go).

"Klien kami membeli mobil DFSK Glory 580 Turbo CVT karena tertarik pada spesifikasi serta fasilitas yang di tawarkan, apalagi mobil ini memiliki turbo yang seharusnya memiliki tenaga yang lebih baik dibanding mobil sekelasnya yang tidak memiliki turbo, tetapi klien kami mengalami gagal tanjak rata-rata lebih dari 2 kali. Hal ini membuat klien kami menjadi takut menggunakan kendaraan untuk berpergian atau pada saat berada di jalanan yang menanjak" ungkap David dalam pernyataan resmi yang diterima detikcom, Kamis (3/12/2020) kemarin.

Dalam petitumnya, konsumen DFSK digugat bertanggung jawab memberikan ganti rugi material sebesar Rp 1.959.000.000 yang merupakan total harga pembelian Kendaraan Para Konsumen dan ganti rugi immaterial sebesar Rp 1.000.000.000. Apabila ditotal kerugian immateril menjadi Rp7.000.000.000,00 (tujuh miliar Rupiah).

Saat ini, DFSK Glory 580 dijual dengan harga mulai dari Rp 252.900.000 untuk tipe Comfort 1.8 L 5MT, Rp 289.000.000 tipe Comfort 1.5 Turbo CVT, Rp 302.000.000 tipe Luxury 1.5 Turbo 6 MT, dan Rp 315.000.000 untuk tipe Luxury 1.5 Turbo CVT. Harga tersebut berlaku on the road DKI Jakarta.



Simak Video "Review DFSK Glory 580: Mobil China yang Punya Mesin 1.5 L Turbo"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/rgr)